Madura Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur membentuk Forum Sampang Sehat sebagai upaya kerja sama antara pemerintah dengan para pelaku usaha di wilayah itu dalam mengatasi masalah bencana alam, seperti kekeringan yang melanda wilayah itu.

Ketua Forum Sampang Sehat Siti Farida di Sampang, Rabu, mengatakan organisasi itu terbentuk dari hasil kerja sama antara Pemkab Sampang, bank yang ada di Kabupaten Sampang, sejumlah rumah sakit, dan klinik di wilayah itu.

"Forum ini berkomitmen untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat dampak bencana. Salah satunya mengatasi kekeringan dan kekurangan air bersih yang biasa terjadi saat musim kemarau seperti sekarang ini," katanya.

Pada musim kemarau kali ini, Forum Sampang Sehat menyediakan bantuan distribusi air bersih ke lima kecamatan terdampak kekeringan, yakni Kecamatan Kedungdung, Robatal, Karangpenang, Sreseh, dan Tambelangan dengan nilai total bantuan mencapai satu juta liter air bersih.

"Total bantuan yang kami disiapkan mencapai 1 juta liter air bersih, dengan kapasitas sekitar 5 ribu liter setiap tangki dari sebanyak 2 ratus tangki yang kami siapkan," katanya di sela-sela penyaluran bantuan air bersih di Kecamatan Kedungdung, Sampang, Rabu.

Menurut Farida, kondisi kekeringan tahun ini cukup serius karena musim kemarau berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah masuk kategori kering kritis.

"Program distribusi bantuan air bersih oleh Forum Sampang Sehat ini akan berlangsung berlangsung hingga 30 September 2026," katanya.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu menjaga kesehatan warga.

"Bantuan air bersih ini menjadi prioritas program Forum Sampang Sehat, karena air merupakan merupakan sumber kehidupan dan sumber kesehatan," kata dia.

Secara terpisah, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan keberadaan Forum Sampang Sehat membantu pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.

"Karena itu, Pemkab Sampang sangat mendukung program tersebut, apalagi di sejumlah wilayah memang sangat rentan mengalami kekeringan, seperti Karangpenang, Robatal dan Kedungdung," kata dia.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang, 78 desa terdampak kekeringan pada musim kemarau kali ini, tersebar di 12 dari total 14 kecamatan di wilayah itu.

Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.