Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyalurkan berbagai bantuan peternakan bersumber dari APBD Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana pokok pikiran (pokir) anggaran 2026 dalam mewujudkan kemandirian warga kurang mampu.
"Program bantuan ini menyasar puluhan kelompok ternak di sejumlah kecamatan untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan masyarakat, sekaligus mendukung penurunan angka kemiskinan dan stunting," kata Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah di Lombok Tengah, Sabtu.
Ia mengatakan program tersebut diberikan kepada kelompok ternak yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan lolos verifikasi di lapangan.
"Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas kelompok ternak dalam mengembangkan usaha peternakan," katanya.
Ia mengharapkan ke depan omzet dan keuntungan mereka meningkat sehingga berdampak pada penurunan kemiskinan dan stunting.
Ia mengatakan bantuan tersebut disalurkan ke seluruh kecamatan sesuai kebutuhan dan usulan yang telah diverifikasi. Kelompok penerima harus berstatus resmi, mengajukan proposal, serta melalui proses pemeriksaan lapangan sebelum bantuan diberikan.
Ia mengatakan setelah bantuan diserahkan, kelompok penerima berkewajiban mengelola bantuan secara bertanggung jawab. Pemerintah juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Untuk mencegah penyalahgunaan bantuan, termasuk kemungkinan ternak dijual oleh penerima, pengawasan dilakukan sejak awal oleh aparat pengawas, termasuk Inspektorat.
Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Tengah, bantuan yang bersumber dari APBD 2026 itu di antaranya pembangunan kandang ayam petelur untuk 10 kelompok di lima kecamatan, yakni Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Praya Tengah, dan Praya.
Bantuan lainnya berupa 2.900 kilogram pakan ayam untuk satu kelompok di Praya Barat serta pembangunan kandang ayam pedaging bagi satu kelompok. Bantuan yang bersumber dari dana pokok pikiran (pokir) 2026 mencakup pakan konsentrat 10.960 kilogram untuk tiga kelompok, pakan ayam grower untuk tiga kelompok, pullet ayam petelur untuk 14 kelompok.
Selain itu, bantuan ayam KUB untuk enam kelompok, satu unit gasolek, pakan ayam kampung untuk enam kelompok, pembangunan empat kandang ternak sapi, 23 kandang ayam petelur.
"Dan tiga kandang ayam broiler," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026