"Kami membutuhkan Sekda sebagai komandan birokrasi yang mampu menata tata kelola pemerintahan,"

Lombok Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan penetapan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif hasil seleksi terbuka dilakukan pada Oktober 2026.

Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha di Gerung, Lombok Barat, Kamis, mengatakan kompetensi menjadi hal utama dalam aspek penilaian seleksi tersebut.

"Kami membutuhkan Sekda sebagai komandan birokrasi yang mampu menata tata kelola pemerintahan," ujar dia.

Lombok Barat kembali melanjutkan proses seleksi Sekda setelah sebelumnya sempat ditunda lantaran harus mengajukan permohonan perizinan ke pusat sesuai arahan Menteri Dalam Negeri. Proses seleksi telah berlangsung sejak Selasa (22/9) hingga Sabtu (26/9).

Sebanyak tujuh peserta mengikuti seleksi terbuka tersebut. Mereka terdiri atas enam pejabat Eselon II di lingkungan Pemkab Lombok Barat dan satu pejabat fungsional Guru Pembina Madya dari Kabupaten Lombok Tengah.

Nurul menegaskan bahwa para peserta selanjutnya mengikuti sejumlah tahapan seleksi berupa asesmen, penyusunan makalah, presentasi, dan penilaian oleh tim panitia seleksi.

"Dari seluruh proses tersebut, nantinya ditetapkan tiga nama terbaik," ucap dia.

Lebih lanjut, Nurul menyampaikan bahwa tiga calon tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan wawancara sebelum proses seleksi berlanjut pada penetapan Sekda definitif.

Ia menekankan pentingnya hubungan kerja yang baik antara kepala daerah dan sekretaris daerah untuk memastikan program pembangunan dapat berjalan secara sinergis.

"Melalui wawancara, kami bisa lebih mengenal masing-masing calon, melihat kemampuan, kesiapan, serta kesanggupan mereka menghadapi berbagai tantangan yang ada di Kabupaten Lombok Barat," pungkas Nurul.

Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026