Pemkab Kapuas apresiasi 521 mahasiswa Uniska rampungkan KKN bantu masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 07:13 WIB

Image Print

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, bersama jajaran Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari, melakukan foto bersama usai kegiatan penutupan KKN, di Auditorium Kampus Uniska Handil Bakti, Kalimantan Selatan, Selasa (10/8/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Wakil Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Dodo, mengapresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari yang telah mempercayakan Kabupaten Kapuas sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari yang telah mempercayakan Kabupaten Kapuas sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan KKN,” kata Wabup Dodo, di Auditorium Kampus Uniska Handil Bakti, Kalimantan Selatan, Selasa.

Hal itu disampaiukannya, saat menghadiri acara penutupan KKN Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Kalsel.

Dodo menegaskan, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan hanya sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap selama menjalankan KKN, para mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam memahami kehidupan sosial kemasyarakatan, mengenal potensi daerah serta mempelajari secara langsung berbagai tantangan dan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan KKN merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kehidupan nyata,” katanya.

Menurutnya, mahasiswa dapat melihat secara langsung bahwa pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, sosial budaya serta penguatan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.

Ia juga berpesan agar pengalaman selama melaksanakan KKN di Kabupaten Kapuas dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi perjalanan pendidikan, karier dan kehidupan bermasyarakat para mahasiswa di masa mendatang.

“Jadikan setiap pengalaman, interaksi, dan persoalan yang ditemui selama berada di tengah masyarakat sebagai pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih matang, peduli, dan bertanggung jawab,” tandasnya.

Baca juga: Perumda Tirta Pambelom Kapuas berlakukan pengaliran air bergilir

Sementara itu, Rektor Uniska Prof. Dr. H. Muhammad Zainul, diwakili Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Aam Gunawan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan KKN. Ia mengatakan seluruh peserta dapat menyelesaikan kegiatan dengan aman dan kembali dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar, tidak ada insiden yang membahayakan. Dari 1.705 orang yang mengikuti KKN, semuanya kembali dengan selamat,” ujarnya.

Atas keberhasilan tersebut, pihak Uniska menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, khususnya pemerintah daerah, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, para camat, kepala desa, ketua RW hingga ketua RT.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemerintah daerah, mulai dari bapak Bupati, Wakil Bupati, bapak dan ibu camat, kepala desa, RW, RT yang telah mendukung kegiatan ini dengan baik sehingga dapat berjalan dengan lancar dan berhasil,” tuturnya.

Ditambahkan, Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Uniska, Drs. H. Budiman Mustofa, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan KKN Tahun 2026 dengan baik, tertib dan penuh semangat pengabdian.

Menurutnya, penutupan KKN bukan sekadar berakhirnya sebuah program, tetapi menjadi penanda bahwa proses pembelajaran secara langsung di tengah masyarakat telah memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa.

Selama KKN, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar berinteraksi dengan masyarakat, memahami persoalan dan potensi desa, serta memberikan kontribusi melalui gagasan, tenaga dan pengetahuan yang dimiliki.

Hal tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Sebelumnya, kegiatan KKN tersebut dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, dan Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. Dari sekitar 1.705 mahasiswa yang mengikuti kegiatan, sebanyak 521 mahasiswa melaksanakan KKN di Kapuas.

Baca juga: Pemkab Kapuas susun rencana kontingensi karhutla untuk optimalkan peran MPA

Baca juga: Pemkab Kapuas dukung kebijakan pusat jaga stabilitas ekonomi

Baca juga: Kapuas gelar Kejuaraan Tenis Bupati Cup 2026

Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.