Sertifikat tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengakses program pinjaman dengan bunga nol persen,

Kandangan (ANTARA) - Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor menyampaikan pihaknya terus bersinergi dengan Kementerian ATR/BPN melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara gratis.

"Program ini diharapkan mampu mempercepat kepemilikan sertifikat tanah bagi masyarakat, khususnya petani, sehingga dapat memberikan kepastian hukum atas lahan yang dimiliki," kata bupati dalam sambutan dalam rangkaian tanam padi di lokasi Optimalisasi Lahan (OPLAH) dan Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), di Desa Amparaya, Kecamatan Simpur, Jumat.

Baca juga: Bupati HSS nyatakan kesiapan hadir haul ke-166 Datu Taniran

Bupati menjelaskan, sertifikat tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengakses program pinjaman dengan bunga nol persen yang telah disiapkan pemerintah daerah, sehingga petani memiliki akses permodalan yang lebih mudah untuk mengembangkan usaha pertanian.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur pertanian juga terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS, sejak awal masa kepemimpinan bupati, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) terus dilakukan agar alat dan mesin pertanian dapat menjangkau areal persawahan dengan lebih mudah.

Bupati menegaskan pembangunan sektor pertanian di Kabupaten HSS dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produktivitas melalui modernisasi pertanian, penguatan sumber daya manusia, kemudahan akses permodalan, hingga pembangunan infrastruktur penunjang.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, pihaknya berharap sektor pertanian Kabupaten HSS semakin maju, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.