Pemkab: Cetak sawah baru di Parimo sudah dimanfaatkan tanam padi
Minggu, 16 Agustus 2026 13:18 WIB
Arsip- Foto udara hamparan sawah yang baru dicetak dan siap diolah di Desa Sidondo 4, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (28/10/2025). (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
Palu (ANTARA) - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkembangan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengatakan hasil cetak sawah baru di kabupaten itu sudah dimanfaatkan menanam padi tersebar di delapan kecamatan.
"Sudah masuk pengolahan lanjutan di biayai Kementerian Pertanian (Kementan), dengan begitu luas areal persawahan di Parigi Moutong bertambah," kata Kepala Dinas TPHP Parigi Moutong Dadan Priatna dihubungi dari Palu, Minggu.
Ia menjelaskan realisasi cetak sawah baru di kabupaten itu seluas 283 hektare dari rencana awal diusulkan 1.000 hektare di kabupaten itu.
283 hektare sawah baru tersebar di delapan wilayah yakni Kecamatan Parigi Selatan, Toribulu, Kasimbar, Tinombo Selatan, Ongka Malino, Bolano, Bolano Lambunu dan Kecamatan Taopa.
"Kecamatan Tinombo Selatan paling luas program cetak sawah baru sekitar 100 hektare lebih dan rata-rata masih sekali tanam dan mulai masuk pengolahan lanjutkan," ujarnya.
Ia mengemukakan dari program cetak sawah lahan pertanian Parigi Moutong bertambah menjadi 63.283 hektare dengan proyeksi panen di atas 317.361 ton gabah ditopang dengan program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) atau budidaya berbasis teknologi pada masa tanam September hingga Oktober 2026.
Dari program PM-AAS Parigi Moutong mendapat kuota 2.280 hektare dengan jumlah benih bantuan ditingkatkan dari 25 kilogram per hektare menjadi 70 hingga 80 kilogram per hektare.
"Produktivitas dari 5 ton per hektare diperkirakan dapat meningkat 10 ton per hektare dengan begitu ketahanan pangan dalam daerah semakin kuat," ucap Dadan.
Ia menambahkan produksi Parigi Moutong tahun 2025 mencapai 317.361 ton gabah kering giling (GKG) menghasilkan 180 ribu ton lebih beras siap konsumsi.
"Rata-rata konsumsi lokal di angka 50 ribu ton per kapita per tahun dengan jumlah penduduk 459,57 jiwa, dari angka konsumsi Parigi Moutong surplus beras mencapai 130 ribu ton. Kami berharap angka surplus 2026 semakin meningkat," kata dia menuturkan.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026