Pemkab catat luas sawah reguler rakyat di Jayawijaya capai 360 hektare
Minggu, 30 Agustus 2026 17:00 WIB
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya J Hendri Tetelepta diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terkait program sawah reguler dan cetak sawah rakyat. ANTARA/Yudhi Efendi.
Jayawijaya, Papua Pegunungan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan, melalui Dinas Pertanian setempat mencatat luas sawah reguler milik rakyat di daerah setempat mencapai sekitar 360 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya J Hendri Tetelepta di Wamena, Jumat, mengatakan per 28 Agustus 2026 luas sawah reguler di daerah ini kurang lebih 360 hektare.
“Sawah reguler yang telah diolah oleh masyarakat dapat menanam padi di Jayawijaya sesuai data di lapangan mencapai 360 hektare,” katanya.
Menurut dia, selain sawah reguler, tahun ini juga ada program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI yakni cetak sawah rakyat yang masuk dalam program strategis nasional (PSN).
“Target luas cetak sawah rakyat PSN di Jayawijaya dalam tahun ini 700 hektare. Nanti yang mengelola sawah-sawah itu adalah masyarakat yang menjadi objek utama dalam pengelolaan tersebut,” ujarnya.
Dia menjelaskan PSN cetak sawah rakyat di Kabupaten Jayawijaya itu biayanya seratus persen dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian RI.
“Biaya program cetak sawah rakyat ini semua dari pusat, kami di daerah hanya membantu menentukan titik-titik lokasi yang akan digunakan dalam program tersebut,” katanya.
Dia menambahkan program cetak sawah rakyat ditangani oleh dua organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Jayawijaya yakni Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Teman-teman dari Dinas PUPR akan membantu menangani konstruksi atau infrastruktur pendukung dalam pengelolaan cetak sawah rakyat, nanti kami Dinas Pertanian fokus dalam penanaman dengan objek utamanya masyarakat di daerah setempat,” ujarnya.
Terdapat delapan distrik di Kabupaten Jayawijaya yang menjadi fokus dalam program PSN cetak sawah rakyat yakni Maima, Usilimo, Asolokobal, Mustatfak, Hubikosi, Siepkosi, Walelagama dan Silokarnodoga.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026