Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membuka kesempatan secara luas bagi kalangan profesional untuk mengikuti seleksi terbuka tiga jabatan direksi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan pada Oktober 2026.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kamis, mengatakan seleksi dilakukan setelah masa jabatan tiga direksi, yakni direktur utama, direktur umum, dan direktur operasional, berakhir pada 30 September 2026.
"Kami sudah menandatangani surat pemberhentian. Diberhentikan bukan karena tindakan tidak disiplin, tetapi karena masa kerjanya sudah berakhir," kata Rudy.
Pemkab Bogor menargetkan proses seleksi mulai dilaksanakan pada Oktober 2026 dengan membentuk panitia seleksi. Kesempatan tersebut juga terbuka bagi jajaran direksi lama untuk kembali bersaing.
"Kita ingin banyak orang Kabupaten Bogor yang punya kemampuan, punya potensi, dan juga membuka ruang bagi para pejabat lama ikut seleksi kembali secara terbuka," ujarnya.
Selama posisi direksi definitif belum terisi, Pemkab Bogor menunjuk dua dari tiga anggota Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Kahuripan sebagai pelaksana tugas (Plt).
Rudy menjelaskan masa kepemimpinan sementara tersebut dibatasi maksimal enam bulan. Bersamaan dengan proses seleksi, Pemkab Bogor akan melibatkan tim konsultan untuk mengevaluasi kondisi perusahaan, termasuk melakukan audit terhadap seluruh cabang.
"Pada 2027 salah satunya perusahaan daerah air minum, kita ingin pelayanan terhadap masyarakat yang hari ini kurang lebih hampir 30 persen, angkanya bisa naik signifikan," katanya.
Rudy menyebut setidaknya terdapat tiga kriteria yang diharapkan dimiliki calon direksi, yakni memiliki kepedulian terhadap Kabupaten Bogor, memahami bisnis utama perusahaan, serta mempunyai konsep pengembangan bisnis.
"Pertama, harus sayang sama Bogor. Kedua, memahami core bisnisnya. Ketiga, punya konsep pengembangan bisnis terkait beberapa objek bisnis yang dimiliki oleh badan usaha milik daerah," ujar Rudy.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor sekaligus Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan dua anggota dewan pengawas ditugaskan menjadi Plt untuk mengisi kekosongan tiga jabatan direksi.
"Tiga direksi di-Plt-kan oleh dua orang Dewas," kata Ajat.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.