Pemkab Barut perkuat budaya mutu penerapan SPMI penerima BOSP

Jumat, 28 Agustus 2026 15:59 WIB

Image Print

SMP Negeri 1 Muara Teweh menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja terbaik tingkat Kabupaten Barito Utara, di Aula TIK SMP Negeri 1 Muara Teweh, Rabu (26/8/2026). ANTARA/HO-SMPN 1 Muara Teweh

Muara Teweh (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, memperkuat budaya mutu secara mandiri dan berkelanjutan bagi satuan pendidikan penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja dalam penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

"Kami apresiasi dan rasa bangga kepada para pendidik yang telah menunjukkan kinerja unggul dalam pengelolaan serta peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing," kata Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Muhammad Iman Topik melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Sunarty di Muara Teweh, Rabu.

Menurut dia, keberhasilan satuan pendidikan meraih predikat penerima BOSP kinerja terbaik bukanlah sebuah kebetulan, tetapi merupakan hasil dari kerja keras, komitmen, serta tata kelola manajemen sekolah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang tercermin dalam Rapor Pendidikan.

“Prestasi ini sekaligus menjadi cerminan bahwa kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Barito Utara terus menunjukkan tren positif dan berdaya saing,” katanya.

Ia menegaskan, melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) SPMI, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus mendampingi satuan pendidikan dalam membangun dan memperkuat budaya mutu.

Implementasi SPMI yang efektif, katanya, diharapkan mampu memastikan setiap kebijakan, perencanaan program, serta pemanfaatan anggaran, termasuk dana BOSP Kinerja, benar-benar bermuara pada peningkatan kualitas proses pembelajaran peserta didik di kelas.

"Seluruh peserta bimtek diminta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menyerap materi yang diberikan narasumber untuk selanjutnya diterapkan di sekolah masing-masing," katanya.

Kegiatan tersebut diikuti unsur pendidik dari SMP Negeri 1 Muara Teweh, SMP Negeri 1 Teweh Selatan, dan SD Muhammadiyah yang tergabung dalam Gugus 1, dengan menghadirkan Fasilitator dari Disdik Barito Utara Sunarty dan fasilitator daerah dari BPMP Kalteng, Garianto.

Dia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi dapat menghasilkan langkah nyata dalam penguatan sistem penjaminan mutu di masing-masing satuan pendidikan.

"Dengan penguatan SPMI yang konsisten, satuan pendidikan di daerah ini diharapkan semakin mampu melakukan perbaikan secara berkelanjutan dan menjadikan hasil rapor pendidikan sebagai salah satu dasar dalam menyusun program peningkatan mutu pendidikan," ujarnya.

Kepala SMP Negeri 1 Muara Teweh, Maslan menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program peningkatan kompetensi dan mutu satuan pendidikan yang disusun bersama BPMP Provinsi Kalimantan Tengah dan sekolah penerima BOSP Kinerja Terbaik.

Menurut Maslan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut didanai 100 persen melalui BOSP Kinerja Terbaik. Selain bimtek SPMI, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan bimtek Literasi Numerasi serta bimtek Digitalisasi Pembelajaran yang dilaksanakan secara bergantian di SMP Negeri 1 Teweh Selatan, Desa Bintang Ninggi, dan SD Muhammadiyah Muara Teweh.

“Selain bimtek SPMI, nanti juga akan dilaksanakan bimtek Literasi Numerasi dan Digitalisasi Pembelajaran pada tanggal 15 September dan 28 September 2026. Setelah itu juga ada tiga kali kegiatan implementasi untuk masing-masing bimtek,” ujar Maslan.

Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.