Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan pembangunan infrastruktur pendidikan di Desa Sungkap, Kecamatan Simpangkatis, untuk mendukung kenyamanan belajar siswa dan kualitas lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah Indrawadi di Koba, Selasa, mengatakan kebutuhan fasilitas pendidikan tersebut disampaikan masyarakat melalui reses anggota DPRD Bangka Tengah beberapa waktu lalu sebagai aspirasi prioritas warga.
Usulan warga mencakup pemasangan konblok dan pembangunan pagar sekolah untuk memperbaiki lingkungan satuan pendidikan agar lebih tertata, aman, nyaman, dan mendukung kegiatan belajar siswa secara optimal.
Ia mengatakan pemerintah daerah akan mengupayakan pembangunan fasilitas tersebut melalui penganggaran tahun depan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah yang tersedia sesuai prioritas pembangunan.
“Pemerintah akan berupaya melakukan pemasangan konblok dan pagar pada anggaran tahun depan. Saya mohon doa dan dukungan semua pihak agar dapat terealisasi,” katanya.
Selain fasilitas fisik, masyarakat Desa Sungkap mengusulkan penyediaan bus sekolah untuk mendukung akses pelajar menuju satuan pendidikan dan memudahkan mobilitas siswa setiap hari.
Warga juga mengusulkan pembangunan sumur bor di SDN 4 Desa Sungkap untuk memenuhi kebutuhan air dalam mendukung aktivitas belajar dan lingkungan sekolah yang sehat.
Anggota DPRD Bangka Tengah Subandri mengatakan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah serta kemampuan anggaran yang tersedia nantinya.
“Aspirasi yang menjadi kewenangan kabupaten akan kita perjuangkan melalui pembahasan di DPRD. Sedangkan yang membutuhkan koordinasi dengan OPD akan kita komunikasikan,” ujarnya.
Ia mengatakan pembangunan di desa perlu dikawal agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.