Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar gerakan tanam bawang merah sebagai upaya meningkatkan produksi pangan dan mengendalikan inflasi komoditas hortikultura melalui penguatan sektor pertanian daerah.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Jumat, mengatakan bawang merah bersama cabai merupakan komoditas strategis yang berpengaruh terhadap ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan sehingga pengembangannya harus terus diperkuat secara berkelanjutan.

Menurut Algafry, pemerintah daerah berupaya memastikan petani memiliki akses terhadap berbagai kebutuhan produksi agar mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan di tingkat masyarakat.

"Melalui gerakan tanam dan pemberian bantuan sarana pendukung ini, kami ingin memastikan petani memiliki akses terhadap kebutuhan produksi sehingga mampu meningkatkan hasil panen, menjaga ketahanan pangan, sekaligus menekan laju inflasi daerah," katanya.

Gerakan tanam bawang merah dipusatkan di lahan Kelompok Tani Sumber Harapan, Kelurahan Koba, Kecamatan Koba, sebagai bagian dari program pengembangan komoditas hortikultura yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah pada tahun ini.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana produksi pertanian kepada petani sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas lahan dan memperkuat kemampuan petani dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyerahkan bantuan berupa 5.000 kilogram kapur pertanian, 10.000 kilogram pupuk kompos, serta 20 gulung mulsa kepada 10 petani dan kelompok tani untuk menunjang kegiatan budidaya bawang merah.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lahan pertanian, menekan biaya produksi, serta mendukung pertumbuhan tanaman sehingga hasil panen bawang merah menjadi lebih optimal dan memberikan keuntungan yang lebih baik bagi petani.

Berdasarkan data sektoral Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, luas tanam bawang merah di Kabupaten Bangka Tengah pada 2025 tercatat 11,43 hektare, sehingga pemerintah daerah masih memiliki ruang untuk memperluas pengembangan komoditas tersebut.

"Kita menargetkan pengembangan komoditas hortikultura terus diperluas melalui kolaborasi dengan kelompok tani, penyediaan sarana produksi, serta pendampingan budidaya agar ketahanan pangan daerah semakin kuat dan inflasi pangan tetap terkendali," kata Algafry.

Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.