Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan terus memperkuat sinergi antara koperasi dan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) melalui penyaluran hasil pertanian petani lokal.
Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Bangka Barat, Winda di Mentok, Babel, Jumat, mengatakan kemitraan antara koperasi, petani dan SPPG merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan.
"Melalui kemitraan ini, kami berharap hasil produksi petani dapat terserap secara optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan mereka," katanya.
Selain itu, menurut dia, penguatan sinergisitas tiga elemen tersebut akan mampu meningkatkan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa.
Salah satu bentuk dukungan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bangka barat dalam hal ini diwujudkan dengan memfasilitasi distribusi buah melon hasil panen Koperasi Desa Merah Putih Airbelo, Kecamatan Mentok, ke sejumlah dapur SPPG di Kabupaten Bangka Barat.
Fasilitasi penyaluran buah melon telah dilakukan ke tiga dapur SPPG, masing-masing Pangek sebanyak 200 kilogram, Kacung 230 kilogram, dan Kelapa-2 sebanyak 270 kilogram.
"Buah melon tersebut akan dimanfaatkan sebagai bahan menu program makan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi para penerima manfaat, kita akan terus melakukan pendampingan agar koperasi bisa terus bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar," katanya.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Airbelo Sudirman mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga kontinuitas pasokan dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pertanian sesuai standar yang dibutuhkan dapur SPPG.
"Kami siap mendukung kebutuhan SPPG melalui penyediaan hasil pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan, sehingga petani memiliki kepastian pasar sekaligus berkontribusi dalam menyukseskan program makan bergizi," ujarnya.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.