REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Pemkab Bandung Barat menargetkan kemantapan jalan kabupaten tahun depan bisa mencapai 90,13 persen. Target itu merupakan bagian visi AMANAH yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail-Asep Ismail.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) KBB, tingkat kemantapan jalan kabupaten hingga tahun 2026 sudah mencapai 82,86 persen dari total panjang 648,06 kilometer di 152 ruas jalan serta 181 jembatan yang tersebar di 16 kecamatan. Sementara sisanya masih dalam kondisi rusak ringan hingga rusak berat.
"Kami menetapkan target kenaikan tingkat kemantapan jalan secara bertahap hingga mencapai 90,13 persen pada tahun 2027," kata Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10/2026).
Untuk mengejar target kemantapan jalan yang mulus dan berkualitas itu, kata Jeje, PUPR KBB sudah menyiapkan teknis dan strategi penanganan infrastruktur. Langkah penanganan mencakup rekonstruksi jalan beton, rehabilitasi jalan aspal atah hotmix.
"Hingga pemeliharaan rutin yang akan difokuskan secara masif pada titik-titik jalan prioritas di seluruh wilayah KBB," ucap Jeje.
Dirinya mengatakan, infrastruktur jalan ini tetap menjadi prioritas pembangunan Pemkab Bandung Barat. Sebab, kata Jeje, percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan sangat penting sebagai tumpuan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, meningkatkan aksesibilitas wilayah, dan memperkuat layanan dasar masyarakat.
"Peningkatan kualitas dan percepatan pembangunan infrastruktur jalan merupakan komitmen nyata kami dalam mewujudkan visi Bandung Barat AMANAH, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan provinsi," ujar Jeje.
Namun untuk perbaikan jalan rusak di Kabupaten Bandung Barat, akan dilakukan secara bertahap karena harus menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Tahun ini, Pemkab Bandung Barat menargetkan 34 ruas jalan diperbaiki, dan 26 ruas di antaranya sudah rampung dan mulus.
Selain mengandalkan keuangan daerah, Pemkab Bandung Barat juga berupaya mencari dukungan dari pihak lainnya, termasuk dari pemerintah pusat. Beberapa waktu lalu, Bupati Jeje bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Bandung Barat bertandang ke pemerintah pusat.
Mereka bertemu langsung Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infrawil), Romi Firman dan memaparkan kondisi dan rencana pembangunan infrastruktur di Bandung Barat.
"Melalui audiensi dan pemaparan ini, Pemkab Bandung Barat berharap adanya sinergi yang kuat dan dukungan penguatan dari pemerintah pusat melalui Kemenko Infrawil dalam mengakselerasi penanganan ruas-ruas jalan strategis demi kenyamanan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Barat," kata Jeje. (N-Ferry Bangkit Rizki).
Foto: Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama OPD terkait memaparkan kondisi infrastruktur kepada Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.