Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyalurkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga, kebutuhan dasar dan uang tunai sebesar Rp75 juta kepada korban banjir bandang melanda Kabupaten Solok, Kamis.
"Bantuan yang kita salurkan dapat mendukung berbagai kebutuhan penanganan serta membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak bencana," kata Bupati Agam Benni Warlis di Lubuk Basung, Kamis
Ia mengatakan bantuan yang disalurkan terdiri dari family kit sebanyak sembilan paket, rice cooker 15 unit, kompor 15 unit, sekop dan cangkul masing-masing 20 buah.
Lalu keranjang 24 buah, kasur 20 unit, gerobak 10 unit, wadah air 20 buah, sikat lantai 20 buah, ember plastik 15 buah, selimut 50 lembar, perlak bayi 15 lembar, mukenah 15 lembar dan popok bayi tujuh dus.
Selain itu menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp75 juta.
"Ini bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang Kabupaten Solok, Selasa (22/9/2026)," katanya.
Benni menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Solok.
Bencana yang terjadi tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat.
"Atas nama Pemkab Agam, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam masa pemulihan,” katanya.
Dalam situasi bencana, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat melewati masa sulit.
Untuk itu, Pemkab Agam turut mengambil bagian dalam memberikan dukungan kepada masyarakat Kabupaten Solok yang sedang berjuang untuk bangkit.
Ia berharap seluruh masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti sediakala.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Semoga Kabupaten Solok beserta seluruh masyarakat yang terdampak dapat segera pulih, bangkit, dan kembali beraktivitas seperti biasa. Kami juga mendoakan agar proses pemulihan berjalan lancar,” katanya.
Sementara Bupati Solok Jon Firman Pandu, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian serta kepedulian Pemkab Agam yang telah datang langsung dan memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
Dukungan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Kabupaten Solok, khususnya di tengah proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Agam, khususnya Bupati Agam yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana,” katanya.
Ia mengakui kehadiran dan perhatian dari Pemkab Agam tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menambah semangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana.
Bantuan dan dukungan ini tentu menambah semangat untuk terus membantu masyarakat dan mempercepat proses pemulihan akibat bencana yang terjadi.
Ia berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat serta berbagai pihak agar penanganan dampak bencana di Kabupaten Solok dapat berjalan dengan baik.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan pulih kembali,” katanya.