Pemerintah dorong TVRI jadi media publik yang modern dan profesional
Rabu, 5 Agustus 2026 06:30 WIB
Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menyampaikan sambutan dan membuka Digital Leadership Academy LPP TVRI di Pusdiklat LPP TVRI, Studio Alam, Depok, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital)
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mengatakan Presiden Prabowo Subianto menginginkan TVRI bertransformasi menjadi media publik yang modern, profesional, dan mampu menjawab tantangan era digital.
"Salah satu pesan beliau adalah saya mau kantor berita negara, yang disebut adalah TVRI, RRI, dan Antara, menjadi bagus, profesional, dan modern seperti layaknya kantor berita negara di luar negeri," kata Angga dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Angga menyampaikan hal tersebut saat membuka Digital Leadership Academy bagi para pimpinan TVRI di Depok.
"Keuntungan kita adalah kita harus membangun manusia-manusia Indonesia. Kita harus membangun anak-anak Indonesia agar mereka mendapatkan informasi yang utuh dan jujur," ujarnya.
Ia berharap TVRI terus meningkatkan kualitas pelayanan agar menjadi media publik yang modern, profesional, dan menjadi rujukan informasi bagi masyarakat.
"Semangat TVRI kita harus buat lebih baik. Saya yakin Bapak-Ibu semua punya semangat yang sama dan kesadaran bahwa kita ini adalah alat negara. Kita bisa lebih baik, profesional, dan modern menjadi alat negara sebagai acuan informasi," katanya.
Angga juga mengingatkan para pimpinan TVRI agar mampu menerjemahkan arah pembangunan nasional ke dalam kebijakan redaksi, program, konten, dan kerja sama kelembagaan.
"Kita harus menerjemahkan filosofi negara dari kebijakan negara hari ini ke dalam kebijakan redaksi, program, konten, dan kerja sama kelembagaan di TVRI," kata Angga.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah dorong TVRI jadi media publik yang modern dan profesional
Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026