Jakarta, CNN Indonesia --
PBSI akan membuka pintu bagi pemain-pemain non-pelatnas yang berprestasi untuk bergabung ke tim Asian Games 2026.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, pemilihan pemain yang masuk dalam tim Asian Games 2026 hanya berdasar pada kualitas di dalam lapangan.
"Tentu ada [peluang pemain non-pelatnas masuk tim Asian Games]. Sesuai arahan Ketua Umum, kami tidak membedakan antara atlet pelatnas dan non-pelatnas."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Kata-kata John Herdman usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam
- Jadwal Singapura vs Indonesia di Piala AFF 2026: Laga Hidup-Mati
- Satu per Satu Negara Anggota FIFA Cabut Dukungan ke Infantino
"Kalau memang seorang atlet memenuhi kualifikasi, memiliki performa yang baik, dan dinilai mampu mencapai target yang diharapkan, maka dia tetap memiliki peluang untuk masuk tim. Jadi tidak ada perbedaan perlakuan antara atlet pelatnas maupun non-pelatnas," terang Eng Hian di Pelatnas Cipayung, Selasa (4/8).
Ada nama-nama dari luar pelatnas yang disebutkan Eng Hian secara gamblang punya potensi memperkuat Indonesia dalam ajang pesta olahraga Asia ke-20 yang akan berlangsung pada pertengahan September hingga awal Oktober di Jepang.
"Kalau melihat kondisi saat ini, di luar Pelatnas yang masih berada di level elite ada Jonatan Christie dan pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Nama-nama tersebut sudah kami masukkan ke dalam long list," terangnya.
"Namun untuk short list, keputusan tidak berasal dari saya pribadi. Nantinya akan diputuskan melalui diskusi bersama Wakil Ketua Umum, Ketua Umum, serta para pelatih, dengan mempertimbangkan kebutuhan tim dan peluang mencapai target yang telah ditetapkan," ucap Eng Hian melanjutkan.
PBSI akan memastikan nama-nama yang masuk dalam daftar pemain ke Asian Games 2026 setelah Kejuaraan Dunia yang berakhir pada 23 Agustus.
Dalam Asian Games 2026, PBSI menargetkan satu medali emas dari sektor beregu putra.
[Gambas:Video CNN]
(ikw/nva)