Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:28 WIB
Jakarta, VIVA – Keberhasilan Emil Audero membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat perhatian khusus dari pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose.
Baca Juga
Juru taktik asal Spanyol itu menyampaikan pujian sekaligus mengungkap perkembangan sang penjaga gawang sejak bergabung dengan timnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Benat San Jose mengaku sangat bahagia melihat Emil Audero sukses mempersembahkan trofi untuk Timnas Indonesia.
Baca Juga
Dia juga memberikan penilaian positif terhadap proses adaptasi kiper berusia 29 tahun tersebut bersama Rayo Vallecano.
Pernyataan itu disampaikan Benat San Jose dalam konferensi pers menjelang pertandingan Rayo Vallecano menghadapi Athletic Bilbao, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga
Sang pelatih secara khusus memberikan ucapan selamat kepada Emil yang baru saja menorehkan prestasi bersama skuad Garuda.
“Selamat kepada Emil atas prestasinya. Saya sangat senang untuknya," ujar Benat San Jose dikutip dari Union Rayo.
"Datang dan beradaptasi begitu cepat bukanlah hal mudah. Saya pikir dia melakukannya dengan baik dan akan terus berkembang sedikit demi sedikit," katanya.
Menariknya, Benat San Jose turut menyinggung dua sosok yang memiliki peran penting dalam membantu perkembangan Emil Audero.
Mereka adalah Dani Cardenas dan Adrian Molina yang menjadi rekan sesama penjaga gawang di Rayo Vallecano.
“Dani dan Adrián banyak membantunya. Semua ini telah membuat Emil menjadi lebih baik karena mereka adalah profesional yang luar biasa dan berkompetisi dengan kemampuan terbaik mereka," ucapnya.
Pujian tersebut memperlihatkan kepuasan Benat San Jose terhadap perkembangan Emil Audero dalam waktu relatif singkat.
Terlebih, sang kiper baru bergabung dengan Rayo Vallecano pada bursa transfer musim panas 2026.
Emil Audero didatangkan dengan status pinjaman dari klub Italia, Como 1907, hingga akhir musim 2026-2027.
Kehadirannya menjadi tambahan penting bagi sektor penjaga gawang Rayo Vallecano setelah Augusto Batalla mengalami cedera.
Meski berstatus pemain baru, Emil langsung mendapatkan kesempatan membuktikan kemampuannya di kompetisi tertinggi sepak bola Spanyol.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia bahkan dipercaya tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan beruntun menghadapi Real Madrid, Espanyol, dan Osasuna.
Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa Emil mampu bersaing untuk mendapatkan menit bermain di Rayo Vallecano.
Halaman Selanjutnya
Namun, persaingan dengan Dani Cardenas membuatnya tetap harus mempertahankan performa terbaik setiap kali mendapatkan kesempatan.