Bagikan:

JAKARTA - Pejabat senior Pentagon pada Hari Senin mengatakan, Amerika Serikat tidak akan mundur dari Asia, melainkan justru "memperkuat pijakan" demi menjaga keseimbangan kekuatan yang menguntungkan di kawasan Indo-Pasifik, namun, AS juga menginginkan agar para mitranya memikul tanggung jawab lebih besar atas pertahanan mereka sendiri.

Dalam upaya menepis kekhawatiran mengenai keandalan Washington, Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan Elbridge Colby menegaskan kembali kepentingan AS di kawasan tersebut, sembari menyerukan pembagian beban yang lebih besar serta semangat "kemitraan, bukan ketergantungan."

"Amerika jelas tidak akan mundur dari Asia," kata Wamenhan Colby dalam pidatonya di Manila, Filipina, melansir Al Arabiya dari Reuters (10/8).

"Kami tidak akan pergi; justru sebaliknya, kami memperkuat pijakan kami demi memastikan keseimbangan kekuatan yang menguntungkan di wilayah-wilayah yang paling krusial," lanjutnya.

Filipina, sekutu perjanjian tertua Amerika Serikat di Asia, menjadi pemberhentian pertama dalam rangkaian kunjungan Wamenhan Colby ke Asia Tenggara yang juga mencakup Indonesia, Thailand dan Kamboja.

Wamenhan Colby menyatakan, menjaga keseimbangan kekuatan yang menguntungkan di Indo-Pasifik memerlukan "postur pencegahan melalui penangkalan akses (deterrence by denial) di sepanjang Rantai Kepulauan Pertama" (First Island Chain), seraya menyoroti apa yang disebutnya sebagai peningkatan komitmen militer AS di kawasan tersebut.

Istilah Rantai Kepulauan Pertama merujuk pada wilayah yang membentang dari Jepang hingga ke Taiwan, Filipina, dan Kalimantan.

Strategi ini tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan Amerika semata, ujarnya, seraya menegaskan bahwa negara-negara sekutu perlu berinvestasi lebih besar dalam keamanan mereka sendiri.

BACA JUGA:


"Ketika kami meminta sekutu dan mitra kami untuk lebih berperan aktif, berinvestasi lebih banyak pada pertahanan mereka sendiri, serta memikul tanggung jawab atas keamanan kedaulatan mereka, kami sama sekali tidak bermaksud untuk meninggalkan mereka," kata Colby.

"Kami mencari mitra, bukan wilayah protektorat," seru Wamenhan AS.

"Ketika mitra kami kuat, maka daya pencegahan pun menjadi kuat," tambahnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+