Pegadaian Palu catat realisasi investasi emas capai Rp280 miliar

Sabtu, 29 Agustus 2026 08:38 WIB

Image Print

Pramuniaga menata emas di Galeri 24 Pegadaian Area Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/8/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan

Palu (ANTARA) - PT Pegadaian Area Palu mencatat realisasi investasi emas di Sulawesi Tengah hingga Agustus 2026 mencapai Rp280 miliar atau 134 persen dari target tahunan sebesar Rp202 miliar.

“Itu realisasinya sekitar Rp280 miliar, kemudian untuk jumlah nasabahnya ada sekitar 12.500,” kata Deputy Bisnis Area Palu Putra Aspin Rahmatullah di Palu, Sabtu.

Ia menjelaskan tingginya realisasi investasi emas tersebut tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat Sulawesi Tengah yang telah mengenal emas sebagai salah satu bentuk simpanan secara turun-temurun.

Menurut dia, kebiasaan tersebut membuat masyarakat setempat memiliki ketertarikan yang cukup tinggi untuk memiliki emas sebagai pegangan sekaligus instrumen investasi.

Ia mengatakan berdasarkan data Pegadaian Area Palu, investasi emas di Sulawesi Tengah juga menunjukkan pertumbuhan rata-rata sekitar 6-7 persen setiap bulan.

Selain itu, kemudahan dalam melakukan transaksi turut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan minat masyarakat berinvestasi emas melalui Pegadaian.

Pegadaian Area Palu, kata dia, juga memberikan potongan harga sekitar Rp70 ribu untuk setiap transaksi pembelian emas per gram.

“Memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Sulteng, dari turun-temurun orang tuanya mengajarkan untuk menyimpan emas sehingga sampai sekarang untuk punya pegangan emas di masyarakat Sulteng agak tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Produk Gadai Kantor Area Palu Zia Ul Haqq Abrianto menambahkan Pegadaian Area Palu juga memperluas investasi emas pada segmen aparatur sipil negara (ASN) melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam program “Keluarga Emas”.

“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan MoU dengan Pemprov Sulteng dan meluncurkan program Keluarga Emas, yang tujuannya bagaimana menyejahterakan masyarakat Sulteng agar minimal punya dua gram per keluarga,” katanya.

Program tersebut, kata dia, diarahkan untuk mendorong setiap keluarga memiliki sedikitnya dua gram emas sebagai salah satu bentuk investasi jangka panjang.

Ia menjelaskan skema cicilan yang ditawarkan melalui program tersebut disesuaikan agar dapat dijangkau ASN, dengan cicilan sekitar Rp400 ribu per bulan untuk kepemilikan emas dua gram.

Ia mengatakan hingga semester I 2026, program tersebut telah dimanfaatkan sekitar 120 ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan total gramasi mencapai 1,7 kilogram emas.

Ia mengatakan kepemilikan emas melalui program tersebut diproyeksikan terus bertambah pada semester II 2026.

Selain itu, kata dia, Pegadaian Area Palu akan terus melakukan sosialisasi mengenai manfaat dan kemudahan investasi emas kepada masyarakat.

Ia mengatakan upaya tersebut dilakukan agar emas tidak hanya dipandang sebagai barang berharga, tetapi juga menjadi salah satu instrumen dalam perencanaan keuangan jangka panjang masyarakat.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026