Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengoperasikan Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah sebagai fasilitas khusus untuk melayani kesehatan masyarakat lanjut usia (lansia) di daerah itu.

"Ini program strategis pemerintah kota dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih khusus kepada lansia," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin saat meresmikan Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan kehadiran layanan Geriatri menjadi bagian dari upaya Pemkot Pangkalpinang menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih ramah, lebih khusus kepada warga lanjut usia, sehingga dapat meningkatkan harapan hidup masyarakat di daerah ini.

"Kita berharap kehadiran layanan khusus kesehatan lansia ini, usia hidup masyarakat Kota Pangkalpinang yang rata-rata 70 hingga 75 tahun bisa lebih meningkat lagi," katanya.

Menurut dia, kelompok lansia membutuhkan pendekatan pelayanan yang berbeda dibandingkan pasien pada umumnya, salah satunya dari sisi waktu tunggu dan kenyamanan ketika menjalani pemeriksaan.

"Saat ini jumlah penduduk lansia di Kota Pangkalpinang cukup banyak, sehingga kita harus memberikan pelayanan khususnya kesehatan menjadi lebih baik, tanpa pandang bulu ke seluruh masyarakat di ibukota provinsi ini," katanya.

Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang dr Thamrin mengatakan Gedung Gariatri RSUD Depati Hamzah dilengkapi berbagai fasilitas diantaranya poli klinik, ruang periksa yang dilayani oleh dokter spesialis penyakit dalam yang berkolaborasi dengan dokter spesialis lainnya, seperti dokter saraf, jiwa, gigi dan lainnya.

Fasilitas ruang rehabilitasi medik, ruang edukasi tempat penyuluhan dan berkumpulnya komunitas lansia. Gedung ini juga dimanfaatkan untuk kegiatan senam para lansia.

"Gedung ini juga dilengkapi apotek yang terintegrasi, agar pelayanan kesehatan bagi lansia lebih cepat, mudah dan ramah," katanya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.