Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terus memberdayakan perempuan salah satunya lewat pameran Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (Persikindo) yang digelar sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-4 organisasi wanita tersebut.

"Kegiatan ini menjadi wadah promosi produk unggulan daerah, pelestarian budaya sekaligus memperkuat pemberdayaan perempuan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)," kata Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bekasi Akam Muharam di Cikarang, Jumat.

Dia mengatakan pameran yang digelar di halaman Museum Gedung Juang Tambun Selatan ini memiliki nilai strategis karena selain memperkenalkan produk lokal secara lebih luas juga membuka peluang kolaborasi dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha khususnya kaum perempuan.

"Pameran ini sangat strategis untuk mengenalkan, mempromosikan dan mengembangkan berbagai produk unggulan daerah, hasil karya perempuan serta potensi ekonomi kreatif yang dimiliki masyarakat," katanya.

Menurut ia, perempuan kini memiliki peran semakin besar dalam pembangunan ekonomi selain di lingkungan keluarga. "Perempuan juga menjadi pelaku usaha, inovator dan penggerak ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Akam menegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program seperti pelatihan, pendampingan usaha hingga perluasan jaringan pemasaran.

Ia berharap pameran ini dapat menjadi ruang kolaborasi yang mampu mendorong peningkatan daya saing produk-produk karya perempuan Indonesia, khususnya Kabupaten Bekasi.

"Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, kita optimistis mampu mewujudkan perempuan mandiri, berdaya saing dan berkontribusi dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Dirinya juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan kegiatan, termasuk Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Persikindo, perangkat daerah, pelaku UMKM hingga Bank Sampah yang turut memamerkan hasil karya serta inovasi mereka.

Pihaknya bersama GOW Kabupaten Bekasi akan terus melakukan pembinaan terhadap organisasi perempuan, termasuk melalui program peningkatan kreativitas dan pengelolaan daur ulang sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

Ketua Persikindo DPC Kabupaten Bekasi Frida Tarek mengatakan pameran ini diselenggarakan untuk menunjukkan keberagaman budaya yang hidup di Kabupaten Bekasi sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

"Di Kabupaten Bekasi bukan hanya ada satu adat dan budaya. Berbagai suku, agama dan budaya hidup berdampingan. Semua memiliki potensi untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi melalui ekonomi kreatif, kuliner, seni dan budaya," ujarnya.

Frida menilai pelaku UMKM khususnya yang baru merintis usaha masih membutuhkan pendampingan agar mampu berkembang dan memperoleh akses terhadap berbagai program pemerintah. Banyak usaha pemula belum memahami prosedur memperoleh fasilitasi maupun bantuan pengembangan usaha.

"Harapan kami ke depan, UMKM pemula bisa mendapatkan pendampingan lebih intensif dan kesempatan mengikuti pameran tanpa harus terbebani biaya stan sehingga mereka dapat lebih fokus mengembangkan usaha," kata dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Bekasi berdayakan perempuan lewat pameran srikandi kreatif

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.