Eddie Howe pelatih Newcastle United

Harapan Newcastle United menjalani bursa transfer musim panas dengan agresif belum berjalan sesuai rencana. Setelah tawaran senilai 46 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun ditolak, The Magpies kini harus menyusun langkah berikutnya sambil tetap dibatasi aturan finansial UEFA.

Kondisi itu membuat Eddie Howe dan jajaran klub tak bisa bergerak sebebas yang diharapkan, meski Newcastle masih bertekad memperkuat skuad untuk musim baru.

Gagal Lolos Eropa Jadi Pukulan Besar

Tidak tampil di Liga Champions maupun kompetisi UEFA musim 2026-2027 membawa dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar kehilangan kesempatan bersaing di level Eropa.

Pendapatan klub diperkirakan berkurang sekitar 60 juta poundsterling atau hampir Rp1,31 triliun per tahun. Penurunan pemasukan tersebut ikut memengaruhi ruang gerak Newcastle di bursa transfer.

Situasi semakin rumit karena klub masih terikat kesepakatan kepatuhan finansial dengan UEFA. Artinya, meski memiliki pemilik dengan kekuatan finansial besar, Newcastle tetap harus berhitung cermat sebelum mengeluarkan dana untuk merekrut pemain baru.

Penjualan Anthony Gordon dan Sandro Tonali pun disebut bukan semata keputusan teknis di lapangan. Kedua transfer itu dilakukan untuk membantu klub memenuhi aturan keuangan sekaligus membuka ruang belanja pada musim panas ini.

BACA JUGA:

Ada pula peluang yang bisa dimanfaatkan Newcastle terkait aturan baru UEFA mengenai transaksi antarklub dalam jangka waktu 45 hari. Aturan tersebut berpotensi membantu jika klub memutuskan mengejar gelandang Tottenham Hotspur, Lucas Bergvall, setelah transfer Tonali.

Newcastle Mulai Kalah Bersaing dengan Klub Liga Champions

Bursa transfer musim panas ini juga memperlihatkan posisi Newcastle di persaingan elite Eropa.

Johan Manzambi menjadi salah satu target yang gagal didapat setelah lebih dulu memilih bergabung dengan Aston Villa. Sebelumnya, Newcastle juga kalah bersaing dengan Liverpool dalam perebutan pemain lain.

Kondisi tersebut dianggap sebagai konsekuensi absennya Newcastle dari kompetisi Eropa. Klub-klub peserta Liga Champions masih memiliki daya tarik lebih besar bagi banyak pemain karena menawarkan panggung, prestise, dan kesempatan tampil di level tertinggi.

Meski begitu, Newcastle tetap percaya diri dapat mendatangkan pemain berkualitas. Hanya saja, proses negosiasi kini membutuhkan strategi yang lebih matang dibanding beberapa musim sebelumnya.

Fokus Howe: Kiper Baru dan Tambahan di Lini Tengah

Prioritas Eddie Howe masih cukup jelas. Ia ingin menambah seorang gelandang jika Joe Willock hengkang, minimal satu bek sayap, serta seorang penjaga gawang utama.

Setelah gagal mendapatkan Manzambi, Newcastle mulai membahas sejumlah nama alternatif. Di antaranya Danilo dari Botafogo Larsson milik Eintracht Frankfurt, Kevin Danois dari Auxerre, serta Angelo Stiller yang bermain untuk Stuttgart.

Untuk sektor bek sayap, Joaquin Seys dari Club Brugge kembali masuk pembahasan setelah sebelumnya sudah dipantau sejak Januari.

Sementara itu, posisi penjaga gawang menjadi fokus terbesar. James Trafford dari Manchester City masih menjadi target utama Newcastle. Klub bahkan sudah dua kali mencoba merekrutnya dan peluang kembali terbuka setelah Piala Dunia berakhir.

Selain Trafford, Newcastle juga mempertimbangkan Zion Suzuki dari Parma dan Carl Rushworth milik Brighton.

Apabila kiper baru berhasil didatangkan, Nick Pope diperkirakan akan meninggalkan St Jamesโ€™ Park. Namun Newcastle tidak ingin melepasnya sebelum pengganti benar-benar tersedia.

Masa Depan Bruno Guimaraes Ikut Menjadi Sorotan

Selain berburu pemain baru, Newcastle juga harus menghadapi ketertarikan klub lain terhadap Bruno Guimaraes.

Klub memang menegaskan sang kapten tidak dijual. Namun laporan yang sama menyebut Bruno telah menyampaikan keinginannya untuk membuka peluang bergabung dengan juara liga apabila ada kesempatan.

Jika Arsenal benar-benar mengajukan tawaran besar, Newcastle akan menghadapi salah satu keputusan paling penting pada bursa transfer musim panas ini.

Di sisi lain, Joe Willock dan Jacob Murphy juga memasuki tahun terakhir kontrak mereka sehingga tawaran yang masuk terhadap keduanya akan dipertimbangkan.

Pada laga uji coba melawan Darlington, Joe Willock, Will Osula, dan Sean Neave sama-sama mencetak gol. Fabian Schar absen karena sakit, sedangkan Joelinton masih menjalani pemulihan bertahap setelah musim lalu terganggu cedera.

Newcastle juga hampir menyelesaikan perekrutan Afner Ca untuk memperkuat tim U-21 setelah sang pemain meninggalkan Levante.

Opini Gilabola.com

Masalah Newcastle saat ini bukan sekadar gagal mendapatkan satu atau dua target transfer. Yang jauh lebih mengkhawatirkan adalah perubahan posisi mereka di mata pemain-pemain incaran.

Ketika Aston Villa dan Liverpool lebih mudah meyakinkan target yang sama, absennya Newcastle dari kompetisi Eropa mulai terasa dampaknya.

Meski demikian, situasi ini belum bisa disebut sebagai kegagalan bursa transfer. Masih ada waktu bagi Eddie Howe dan manajemen untuk membuktikan bahwa strategi mereka bukan hanya soal bertahan dari aturan UEFA, tetapi juga mampu membangun skuad yang tetap kompetitif.

Yang dibutuhkan sekarang adalah realisasi transfer, bukan sekadar daftar nama yang sedang dipantau.

Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.

  • TAGS
  • Bursa Transfer
  • Newcastle United