Senin, 13 Juli 2026 - 07:16 WIB

VIVA – Kejutan datang dari Timnas Senegal. Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) resmi memecat pelatih Pape Thiaw hanya beberapa hari setelah langkah tim berjuluk Lions of Teranga terhenti di Piala Dunia 2026.

Baca Juga

Keputusan itu diambil menyusul kegagalan Senegal melangkah lebih jauh di turnamen, meski mereka sempat berada di atas angin saat menghadapi Belgia pada babak 32 besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga tersebut, Senegal sebenarnya unggul dua gol hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Namun, keunggulan itu sirna setelah Belgia bangkit dan memaksakan laga berlanjut ke babak tambahan.

Baca Juga

Petaka datang pada masa injury time extra time ketika Belgia mendapat hadiah penalti kontroversial pada menit ke-120+5. Gol dari titik putih itu memastikan Senegal kalah dramatis dan harus mengubur mimpi melaju ke babak 16 besar.

Hasil tersebut rupanya menjadi akhir perjalanan Pape Thiaw sebagai pelatih Senegal.

Baca Juga

Melalui pernyataan resminya, Federasi Sepak Bola Senegal mengonfirmasi telah mengakhiri kerja sama dengan pelatih berusia 44 tahun tersebut.

"Setelah evaluasi menyeluruh terhadap hasil tim nasional dan prospek ke depan, Komite Eksekutif memutuskan untuk memulai proses ini demi kepentingan terbaik sepak bola Senegal," tulis pernyataan resmi federasi.

FSF juga mengumumkan akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan alasan lengkap di balik keputusan tersebut.

Pemecatan ini cukup mengejutkan. Pasalnya, beberapa bulan sebelumnya Thiaw sukses membawa Senegal tampil impresif hingga mencapai final Piala Afrika (AFCON) 2026.

Di Piala Dunia 2026, Senegal juga menghadapi grup yang tidak mudah. Mereka harus bersaing dengan Prancis, Norwegia, dan Irak.

Senegal kalah dari Prancis dan Norwegia, tetapi berhasil menghajar Irak di laga terakhir fase grup sehingga lolos ke babak gugur sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Sayangnya, perjalanan mereka harus terhenti secara menyakitkan setelah kalah dramatis dari Belgia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak butuh waktu lama, nama calon pengganti Thiaw mulai bermunculan. Media Prancis L'Equipe melaporkan mantan kapten Timnas Prancis, Patrick Vieira, menjadi kandidat terkuat untuk menangani Senegal.

Vieira memiliki ikatan emosional dengan Senegal. Meski membela Prancis sepanjang karier internasionalnya, pria berusia 50 tahun itu lahir di Dakar sebelum pindah ke Prancis saat masih berusia delapan tahun.

Halaman Selanjutnya

Dari sisi pengalaman melatih, Vieira bukan sosok asing. Ia pernah menangani New York City FC, Crystal Palace, hingga Genoa. Sejak meninggalkan Genoa pada 2025, Vieira belum kembali melatih dan saat ini aktif sebagai pengamat selama Piala Dunia 2026.