Para siswa ini tidak melaksanakan MPLS tahun ajaran 2026/2027 di Gedung BPSDM Provinsi Lampung seperti angkatan sebelumnya, karena kapasitasnya tidak cukup...

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat permanen di Kotabaru, Kabupaten Lampung Selatan, diundur pada 31 Juli 2026 akibat pembangunan fisik belum usai.

"Semula siswa Sekolah Rakyat akan melaksanakan MPLS tahun ajaran 2026/2027 pada 13-14 Juli 2026, namun karena kondisi bangunan fisik Sekolah Rakyat permanen di Kotabaru baru 82 persen, akhirnya kebijakan dari Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan ada penundaan terlebih dahulu," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lampung Aswarodi di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan jadwal pelaksanaan MPLS tahun ajaran 2026/2027 bagi siswa-siswi Sekolah Rakyat pada gedung permanen di Kotabaru akan berlangsung 31 Juli 2026.

"Harapannya pada 31 Juli nanti itu kondisi atau progres pembangunannya meningkat dan bisa terlaksana maksimal, agar bisa segera dilakukan MPLS tahun ajaran 2026/2027," katanya.

Baca juga: Pemprov Lampung pastikan kesiapan fasilitas pendukung Sekolah Rakyat

Dia menjelaskan pada tahun ajaran 2026/2027 ini Sekolah Rakyat Lampung telah merekrut sebanyak 270 siswa.

"Para siswa ini tidak melaksanakan MPLS tahun ajaran 2026/2027 di Gedung BPSDM Provinsi Lampung seperti angkatan sebelumnya, karena kapasitasnya tidak cukup, hanya mampu menampung untuk tiga lokal dan di sana masih ada siswa angkatan sebelumnya, maka harus dilakukan kegiatan di tempat yang baru," ucapnya.

Untuk menjaga semangat belajar para siswa Sekolah Rakyat, pihaknya telah melakukan sosialisasi MPLS tahun ajaran 2026/2027 secara daring.

Baca juga: Mensos sebut tantangan sekolah rakyat mulai teratasi

"Dalam rangka persiapan MPLS tahun ajaran 2026/2027 dan untuk menjaga semangat siswa sebelum pembelajaran dimulai, maka guru sudah melakukan sosialisasi secara daring. Nanti 31 Juli akan dilaksanakan MPLS secara resmi," ucap Aswarodi.

Untuk pengerjaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Timur pun, kata dia, saat telah mencapai 92 persen.

"Proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kotabaru, Lampung Selatan dan di Lampung Timur masih satu satu kontraktor dan kontrak pembangunan terakhir 31 Juli mendatang. Kami ingin seluruh proses pengerjaan ini kualitas tetap bagus, tidak hanya cepat saja," ujar Aswarodi.

Baca juga: Mensos: Bangunan permanen Sekolah Rakyat ditargetkan selesai Juli

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.