Jakarta -
Sebuah sedan terbakar di ruas tol Mohammed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek, Jumat (28/8/2026). Diduga kebakaran itu disebabkan oleh korsleting.
Insiden itu bermula saat Toyota Camry polisi B 8125 JQ yang dikemudikan oleh YS (75), warga Jalan Cipaganti, Bandung, melaju dari arah Jakarta menuju Cikampek di lajur satu.
"Dari lajur 2, pengendara lain memberitahukan ada asap di bagian bawah mobil," ungkap Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cikampek Kompol Sandy Titah Nugraha, Jumat (28/8/2026) dikutip dari detikNews.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengemudi kemudian menepikan kendaraannya untuk mengecek kondisi. Saat itu, mobil kemudian terbakar usai api merambat ke bagian lain.
"Pengemudi dan penumpang keluar dengan selamat. Posisi akhir kendaraan normal di bahu jalan menghadap timur," ucapnya.
Petugas pemadam kebakaran terlihat membantu memadamkan api. Diduga kebakaran dipicu dari adanya korsleting listrik dari mobil tersebut.
"Penyebab diperkirakan terjadi korsleting arus pendek," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial Threads melalui akun @thomas.delvin yang mengunggah sebuah kepulan asap hitam di Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek.
Apa penyebab korsleting pada mobil? dikutip dari laman Toyota Astra Motor, berikut ini beberapa faktornya.
1. Pasang Aksesoris yang Tidak Aman
Memasang aksesori yang tidak aman bisa menyebabkan arus pendek. Misalnya penyambungannya tidak sesuai standar manufaktur, sehingga terjadi hubungan pendek atau pertemuan antara arus dan masa.
Arus mengalir deras dan kabel tidak bisa menampung sehingga akhirnya panas dan terbakar. Kondisi ini bisa terjadi baik mobil sedang berfungsi dan tidak.
2. Gigitan Tikus
Walaupun mobil standar, banyak kasus malfungsi pada komponen elektronik. Penyebabnya adalah arus putus akibat gigitan tikus. Binatang pengerat ini sering memutus kabel, dan bukan cuma itu, kabel dimainkan dan akhirnya terkelupas. Saat menyentuh masa, terjadi hubungan pendek dan menyebabkan api.
3. Kebocoran Bahan Bakar
Bahan bakar seperti bensin dapat mudah terbakar ketika ada pemicunya. Dengan percikan api sederhana, bensin dapat menyala. Bahan bakar ini bahkan mampu memercikkan api dengan sendirinya jika mencapai suhu sekitar 250 derajat celcius.
Bensin yang bocor dari tangkinya bisa saja menetes dan mengenai pipa knalpot atau sistem kelistrikan mobil yang panas. Dari situ percikan api dapat muncul. Belum lagi jika kebocoran bensin mengenai puntung rokok yang dibuang sembarangan atau sumber api lainnya.
4. Sistem Kelistrikan Bermasalah
Aki mobil yang bermasalah dapat menyebabkan mobil terbakar. Kerusakan kabel listrik dalam mobil bisa pula memicu percikan api karena arus listrik mengalir ke ujung kabel yang putus. Selain itu, soket sambungan yang kendur juga dapat menjadi penyebab kebakaran.
5. Mesin Mobil Overheat
Mesin mobil yang terlalu panas bisa disebabkan beberapa hal, antara lain akibat sistem pendingin yang rusak atau kualitas oli yang buruk sehingga tidak mampu meredam panas yang ditimbulkan.
Apabila mesin mengalami overheat atau sampai mengeluarkan asap sementara Anda sedang di jalan, maka segeralah menepi. Matikan mobil dan buka kap mesin agar sirkulasi udara sehingga mesin bisa lebih dingin.
6. Jarang Servis Mobil
Mobil yang jarang diservis secara tidak langsung menjadi penyebab mobil terbakar karena komponen mobil yang rusak dibiarkan saja. Seiring waktu, jika kerusakan tak kunjung diperbaiki maka bisa berpotensi memunculkan percikan api yang memicu kebakaran. Solusinya adalah servis berkala di bengkel resmi Toyota.
7. Modifikasi Komponen Mobil
Modifikasi yang tak sesuai standar juga bisa menyebabkan mobil terbakar. Sebagai contoh, mengganti headlamp dengan watt yang lebih besar dapat membuat aki terkuras dan memicu panas berlebih. Atau mengakibatkan korsleting karena sambungan kabel ke sistem kelistrikan mobil yang kurang baik.
(riar/dry)