AKURAT.CO Sedikitnya satu orang tewas dan 17 lainnya terluka setelah sebuah kendaraan menabrak kerumunan dalam sebuah acara LGBTQ+ di Berlin, Jerman, Sabtu malam waktu setempat.
Polisi Berlin mengatakan sebuah kendaraan berwarna putih menabrak sejumlah orang sebelum pukul 22.00 waktu setempat. Akibat insiden tersebut, sedikitnya 17 orang mengalami luka-luka. Beberapa korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan mengalami luka yang mengancam jiwa.
Polisi masih melakukan pencarian terhadap satu atau lebih orang yang diduga terkait dengan insiden tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai motif di balik kejadian tersebut.
Terjadi di Tengah Perayaan LGBTQ+
Insiden itu berlangsung di kawasan Taman Tiergarten, salah satu taman terbesar di Berlin, ketika sebuah acara yang berkaitan dengan komunitas LGBTQ+ sedang digelar.
Peristiwa tersebut memicu keprihatinan luas karena terjadi pada hari yang sama dengan pelaksanaan parade Christopher Street Day (CSD), sebuah acara tahunan yang menjadi bagian penting dari perayaan dan advokasi hak-hak LGBTQ+ di Berlin.
Ratusan orang sebelumnya telah turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan terhadap kesetaraan dan hak-hak komunitas LGBTQ+ dalam parade tersebut.
Wali Kota Berlin: Serangan terhadap Masyarakat Bebas
Wali Kota Berlin Kai Wegner menyebut insiden tersebut sebagai serangan terhadap masyarakat yang bebas dan terbuka.
"Berlin adalah kota kebebasan, dan kebebasan kita hari ini diserang secara mengerikan," kata Wegner dalam pernyataan di media sosial.
Ia menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga dan kerabat mereka. Wegner juga mengatakan dirinya mempercayai kepolisian dan aparat keamanan untuk mengusut insiden tersebut dengan segera.
Polisi Masih Selidiki Pelaku
Polisi Berlin masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian serta memastikan siapa yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Sejumlah korban yang mengalami luka serius telah mendapatkan penanganan medis. Aparat juga masih berupaya memastikan apakah insiden tersebut merupakan tindakan yang disengaja atau memiliki motif tertentu.
Penyelidikan terus dilakukan, sementara pihak berwenang belum memberikan kesimpulan mengenai motif atau latar belakang kejadian.
Sumber: NPR