Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:07 WIB
Jakarta, VIVA – Mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) selama ini menjadi pilihan masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan harga relatif terjangkau. Namun, penjualan segmen ini justru melemah ketika pasar otomotif Indonesia mulai menunjukkan pertumbuhan.
Baca Juga
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilihat VIVA Otomotif pada Selasa, 27 Oktober 2026, distribusi mobil LCGC dari pabrik ke dealer atau wholesales mencapai 83.997 unit sepanjang Januari-September 2026. Angka tersebut turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 94.327 unit.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penjualan ritel dari dealer ke konsumen juga mengalami penurunan. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, penjualan LCGC tercatat sebanyak 90.527 unit, merosot 7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni 97.732 unit.
Baca Juga
Penjualan LCGC Berbanding Terbalik dengan Pasar Mobil Nasional
Kondisi ini berbanding terbalik dengan pasar otomotif nasional. Pada periode yang sama, wholesales mobil secara keseluruhan mencapai 679.020 unit atau tumbuh 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan ritel meningkat 15,4 persen menjadi 676.223 unit.
Baca Juga
Perbedaan kinerja tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pasar otomotif belum dirasakan secara merata. Ketika penjualan mobil nasional meningkat, segmen LCGC justru masih menghadapi tekanan.
Sepanjang Januari-September 2026, LCGC menyumbang sekitar 12,4 persen dari total wholesales mobil nasional. Angka ini menunjukkan bahwa mobil murah masih memiliki kontribusi penting, meski pertumbuhannya tertinggal dari pasar secara keseluruhan.
Daya Beli dan Persaingan Menjadi Tantangan
Salah satu faktor yang memengaruhi penjualan adalah kondisi daya beli masyarakat. Kenaikan biaya hidup dan biaya kepemilikan kendaraan membuat sebagian konsumen semakin berhati-hati sebelum membeli mobil baru.
Selain itu, suku bunga pembiayaan turut memengaruhi keputusan pembelian. Kredit masih menjadi salah satu jalur utama masyarakat untuk memiliki kendaraan, sehingga besaran cicilan menjadi pertimbangan penting.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persaingan juga semakin ketat seiring hadirnya mobil listrik dengan harga yang mulai beririsan dengan LCGC. Sejumlah model listrik menawarkan biaya operasional yang kompetitif dan fitur yang menarik bagi konsumen perkotaan.
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, sebelumnya menyoroti semakin banyaknya kendaraan baru dengan harga terjangkau yang meramaikan pasar. Kondisi tersebut membuat persaingan di segmen LCGC semakin menantang.
Halaman Selanjutnya
Mobil Murah Masih Punya Pasar