Jakarta -
Kehadiran mobil listrik pertama Ferrari Luce sempat memicu kontroversi di kalangan pecinta otomotif. Tapi fakta di lapangan berkata lain, mobil listrik ini bisa laku Rp 714 miliar!
Ferrari Luce itu terjual dalam lelang bergengsi RM Sotheby's yang digelar di ajang Monterey Car Week. Ferrari Luce "Chassis 0" dilego USD 40 juta atau setara Rp 714 miliar! Dengan angka USD 40 juta, mobil ini menggeser rekor mobil termahal yang pernah dijual dalam lelang, melampaui rekor Ferrari Daytona SP3 ($26 juta) pada tahun sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh hasil penjualan mobil listrik perdana Ferrari ini disumbangkan 100 persen ke The Ferrari Foundation untuk mendukung berbagai program pendidikan global.
Ferrari Luce panen hujatan saat pertama kali rilis. Tak sedikit yang menilai desainnya terlalu jauh meninggalkan identitas Ferrari sebagai supercar eksotis Italia.
Kritik juga datang dari mantan bos Ferrari, Luca Di Montezemolo, hingga Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini. Mereka menilai, mobil listrik tersebut kehilangan ruh Ferrari yang selama ini identik dengan mesin buas dan desain emosional.
Bahkan reaksi negatif tersebut membuat saham Ferrari sempat anjlok sekitar 8 persen di bursa Milan setelah peluncuran resmi kendaraan. Sejumlah analis menyebut penurunan itu dipicu 'design hate' atau ketidaksukaan publik terhadap tampilan Luce EV.
Unit yang mencatatkan rekor tersebut bukanlah Ferrari Luce biasa. Mobil ini digarap khusus oleh divisi personalisasi tertinggi pabrikan, Tailor Made, dengan mengangkat tema konsep pantulan cahaya.
Masuk ke area kabin, nuansa kemewahan diperkuat dengan penggunaan material kulit Perla Le Mans metallic yang dikombinasikan dengan trim sekunder warna Grigio Corvara. Ferrari sengaja mengeliminasi aksen warna hitam standar untuk memaksimalkan kesan kabin yang terang dan lapang.
Jika pada gambar peluncuran awal Luce EV memicu perdebatan akibat penggunaan disc wheel tertutup yang dianggap aneh, unit Chassis 0 ini dibekali velg bergaya 5-spoke konvensional berkelir senada serta brake calipers kustom yang jauh lebih sporty.
Meski tanpa suara knalpot konvensional, performa Ferrari Luce EV tetaplah sebuah supercar sejati. Dipersenjatai empat motor listrik (Quad-motor AWD), mobil ini sanggup memuntahkan tenaga hingga 1.035 hp (1.050 cv) dan melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam kurun waktu 2,5 detik.
Bagi konsumen biasa yang ingin memboyong versi standar Luce EV, Ferrari mematok harga mulai dari €550.000 (sekitar Rp 13 Miliar). Meski dibanderol fantastis dan sempat menuai cibiran, seluruh alokasi produksi Ferrari Luce untuk tahun 2026 dilaporkan sudah ludes dipesan.
(riar/rgr)