Minggu ketiga Juli harga bawang putih naik 8,89 persen

Selasa, 21 Juli 2026 04:41 WIB

Image Print

Pedagang di pasar tradisional Indrasari Pangkalan Bun, Senin (20/7/2026). (ANTARA/Safitri RA)

Pangkalan Bun (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah menyatakan terdapat tiga komoditas kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga di wilayah setempat.

"Tiga komoditas tersebut di antaranya beras lembu, cabai rawit merah dan bawang putih," kata Plt Kabid Perdagangan Disperindagkop Kobar M. Suhendra di Pangkalan Bun, Senin.

Dia menyebutkan kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas bawang putih naik hingga sebesar 8,89 persen. Pada Minggu kedua Juli bawang putih dari harga Rp45.000 per kilogram naik jadi Rp49.000 per kilogram, kemudian di minggu ketiga kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram.

Selanjutnya, untuk cabai rawit merah naik sebesar 4,29 persen, dari harga Rp70.000 per kilogram naik menjadi Rp75.000 per kilogram, serta untuk beras lembu naik sebesar 0,27 persen dari harga Rp16.580 per kilogram naik menjadi Rp16.624 per kilogram.

"Harga-harga tersebut berdasarkan data perbandingan hasil pemantauan harian kita dari minggu kedua ke minggu ketiga bulan Juli 2026 di Pasar Tradisional Indrasari Pangkalan Bun," jelasnya.

Baca juga: Bupati Kobar tegaskan pentingnya peran ayah dukung anak berprestasi

Selain itu, terdapat komoditas yang mengalami tren penurunan harga di antaranya telur ras (boiler) sebesar 3,64 persen, cabai merah besar dan cabai merah keriting yang masing-masing turun sebesar 1,43 persen.

"Untuk telur ras sebelumnya di harga Rp2.200 turun menjadi Rp2.000 per butir, cabai merah besar dari Rp70.000 turun ke Rp65.000 per kilogram dan harga tersebut sama dengan cabai merah keriting saat ini," ucapnya.

Suhendra mengungkapkan, fluktuasi harga komoditas tersebut masih dalam kategori batas wajar. Walau terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, secara umum ketersediaan barang masih mencukupi dan harga relatif terkendali.

Baca juga: Delapan ruko samping terminal bus di Kobar ludes terbakar

Baca juga: BPBD Kobar tangani 113,5 hektare kebakaran lahan

Baca juga: Pemkab Kobar-Pertamina bersinergi jaga pasokan BBM

Pewarta : Safitri RA
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.