Surabaya (ANTARA) - Menteri Pertanian dan juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan jika penyaluran bantuan pangan beras bentuk perhatian dan kepedulian nyata pemerintah pusat bersama dengan daerah kepada masyarakat.
"Ini arahan Bapak Presiden, kita bagikan untuk 33,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Jawa Timur adalah hari kedua setelah kemarin dari Alor. Kita bergerak terus-menerus sampai habis dan secepat-cepatnya kita keluarkan, daripada beras menumpuk di gudang," katanya di sela penyaluran beras di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsatri, Surabaya, Rabu.
Ia mengemukakan, pasokan beras nasional dalam kondisi sangat melimpah, yakni mencapai 5,2 juta ton dimana penyaluran ini dilakukan seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani dan melimpahnya pasokan pangan nasional.
"Bantuan pangan sudah berjalan, kesejahteraan petani meningkat, dan stok kita banyak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," lanjut Amran.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pihaknya siap menjalankan penugasan pemerintah secara optimal sebagai operator utama dalam pelaksanaan program Bantuan Pangan.
“Program Bantuan Pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. Hari ini kami bersama Kepala Bapanas hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Surabaya. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Ia mengatakan, pihaknya menjalankan peran mulai dari penyediaan stok, pengelolaan logistik, hingga pendistribusian beras kepada PBP dengan memanfaatkan jaringan Bulog di seluruh Indonesia.
"Dengan stok beras nasional yang sangat memadai, kami siap mendukung penuh arahan Bapak Presiden agar bantuan pangan dapat segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu kepada masyarakat di seluruh Indonesia," katanya.
Dari data yang ada di Kelurahan Lidah Kulon menyasar 495 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang disalurkan sekaligus untuk alokasi tiga bulan yaitu, Juli, Agustus, September sehingga tiap PBP menerima total 30 kilogram beras.
Baca juga: Mentan instruksikan BWS perbaiki tanggul jebol penyebab banjir Kendari
Baca juga: Pemerintah perkuat intervensi jaga harga pangan di produsen-konsumen
Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.