Bagikan:

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan timpalannya dari berbagai negara di sela-sela gelaran '59th ASEAN Ministerial Meeting and Post-Ministerial Conferences' (AMM/PMC) dan pertemuan-pertemuan terkait sepanjang pekan ini di Manila, Filipina.

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang mengatakan, Menlu Sugiono melakukan serangkaian pertemuan bilateral konkret selama mengikuti rangkaian AMM/PMC di Manila pada 21-24 Juli.

Menlu negara sahabat yang menemui Menlu Sugiono antara lain Menlu Korea Selatan Cho Hyun, Menlu Kanada Anita Anand, Menlu Selandia Baru Winston Peters, Menlu Mesir Badr Abdelatty, Menlu Norwegia Espen Barth Eide hingga Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas.

Selain pertemuan bilateral yang proper, ada beberapa yang dilakukan secara poolside, seperti bertemu dengan Menlu Belanda Tom Berendsen, Menlu Panama Javier Eduardo Martínez-Acha Vásquez hingga Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.

"Beberapa pertemuan bilateral kali ini itu bukan hanya sekedar ketemuan. Kali ini benar-benar konkret dalam artian ada beberapa pertemuan Menteri Luar Negeri yang selama ini masih pending. Ini penting karena memang mencari Scheduling dari para Menlu ini agak susah," jelas Yvonne usai pertemuan tingkat tinggi Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) Hari Jumat (24/7) petang.

"Dan itu kan berarti bukan hanya soal teknikalitas, (9:23) tapi how we concretize, jadi semuanya itu selain soal energi, ketahanan pangan, defense dan yang paling konkret mungkin saya bisa sampaikan, beberapa pending issues yang masih mungkin di tingkat teknis dibawa ke level Menteri itu langsung dibahas," ungkap Yvonne.

BACA JUGA:


"Dan, oh nggak ada masalah kok, let's fix this, ini solusinya, dibahas masing-masing, it's very concrete. Saya nggak bisa mention negara khususnya ya, cuma beberapa majority dari situ, jadi bukan hanya pertemuan bilateral karena lagi ada di sini terus ketemu, jadinya disela-sela gitu," tandasnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+