Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid resmi menetapkan pemenang lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Keputusan tersebut setelah berakhirnya masa sanggah dan tidak satu pun peserta yang mengajukan keberatan atas hasil seleksi.

Meutya mengatakan proses lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz melalui proses panjang April hingga berakhir pada Juli 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan hingga 14 Juli 2026 tidak terdapat sanggahan yang disampaikan terhadap hasil proses seleksi ketika diumumkan hingga pada hari ini, kami selaku menteri, ini tahapan akhir menandatangani berkas pemenang lelang pada 21 Juli 2026," ujar Meutya di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Lebih lanjut, Meutya menjelaskan, seluruh tahapan seleksi pita frekuensi radio tersebut telah dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik.

"Dengan ini kami lanjut untuk menyampaikan pemenang seleksi untuk pita frekuensi 700 MHz atau low band, yang pertama XLSmart dengan bandwidth sebesar 30 MHz, kemudian yang kedua Telkomsel dengan bandwidth sebesar 20 MHz, dan Indosat dengan bandwidth sebesar 20 MHz," papar Menkomdigi.

"Selanjutnya, untuk pita frekuensi 2,6 GHz atau mid band, pemenangnya adalah Telkomsel dengan bandwidth sebesar 80 MHz, Indosat dengan bandwidth sebesar 60 MHz, dan XLSmart dengan bandwidth sebesar 50 MHz," tutur Meutya menambahkan.

Meutya menyebutkan frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz ini merupakan spektrum yang akan menjadi infrastruktur dasar atau pondasi utama dari transformasi digital nasional.

"Karena itu kita tentu berharap dengan selesainya proses lelang, ini dapat mendorong transformasi digital nasional yang lebih baik dan lebih cepat lagi, serta memberikan manfaat nyata dan merata bagi masyarakat dan harus dirasakan langsung oleh masyarakat di level akar rumput," kata Meutya.

(agt/rns)

TAGS

LIHAT LAINNYA