Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menerima kunjungan kehormatan Menteri Pendidikan Kerajaan Arab Saudi Yousef Abdullah Al-Benyan beserta jajaran di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu.

Pratikno mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi di bidang pembangunan manusia.

“Kunjungan ini merupakan wujud hubungan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Arab Saudi. Melalui kerangka kerja sama yang ada, kami terus memperkuat komitmen untuk memajukan pembangunan manusia dan kebudayaan, dalam sinergi dan harmoni,” ujar Pratikno.

Baca juga: Menko PMK: EDRR 2026 dorong RI jadi pusat teknologi kebencanaan dunia

Secara khusus, agenda pertemuan itu merupakan tindak lanjut komitmen kedua negara yang telah dilembagakan melalui pembentukan Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) Indonesia-Arab Saudi.

Dalam kerangka DKT, Kemenko PMK memegang peranan penting sebagai Ketua Komite Sosial dan Budaya yang mengorkestrasi berbagai inisiatif kerja sama lintas kementerian.

Menko PMK juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dan pertukaran pengetahuan (knowledge exchange) di bidang-bidang yang dikoordinasikan oleh Kemenko PMK, mulai dari bidang keluarga, pendidikan, kesehatan, karakter bangsa, hingga kebencanaan.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Arab Saudi Yousef Abdullah Al-Benyan menyampaikan apresiasi atas penegasan komitmen Pemerintah Indonesia dalam memperkuat kerja sama yang konstruktif di bidang pendidikan, sejalan dengan visi Pemerintah Arab Saudi yang tertuang dalam Saudi Vision 2030.

Menteri Yousef menekankan pentingnya kecakapan dan karakter sebagai fondasi kebijakan pendidikan di Arab Saudi. Hal tersebut sejalan dengan spirit pendidikan di Indonesia.

Dalam pertemuan strategis ini, kedua belah pihak menyepakati penguatan kerja sama konkret, seperti beasiswa, Research and Development (R&D), serta pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) di sektor pendidikan.

Baca juga: Menko PMK Pratikno bantah rumor dirinya minta mundur karena sakit

Baca juga: Menko PMK: Kepintaran anak bernilai nol tanpa kesehatan mental

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk mengadakan lokakarya strategis, untuk penajaman implementasi kerja sama yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Kemenko PMK akan terus mengoordinasikan Kementerian/Lembaga terkait guna memastikan setiap kesepakatan yang terjalin dapat ditindaklanjuti secara konkret dan optimal.

Dari pihak Arab Saudi, turut hadir Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H. Amodi, Dirjen Kerja Sama Internasional Latufah Alfiryan, Dirjen Organisasi Internasional Ibrahim Azizi, dan Direktur Tata Usaha Administratif Nasser Alothman.

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.