matamata.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mendengarkan langsung keluhan warga terdampak gempa bumi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).

Momen hangat percakapan Menhan dengan warga setempat terekam kamera dan mendadak tular (viral) di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @berdialoq. Dalam unggahan tersebut, Sjafrie tampak berbincang santai di atas kursi plastik bersama tiga warga Desa Waikoka hingga larut malam. Suasana akrab terlihat ketika warga tanpa canggung menyampaikan keluh kesah mereka pascabencana.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan momen interaksi langsung tersebut.

"Beliau mendengar langsung kondisi warga, apa yang mereka alami setelah gempa, serta menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya warga akibat bencana," ujar Rico saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Rico menjelaskan, dialog langsung itu dilakukan agar Kemhan dapat memetakan kebutuhan riil di lapangan, sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran.

"Selain bantuan logistik, Kemhan dan TNI menyiapkan tenda, tempat tidur lapangan (velbed), air siap minum, dukungan komunikasi Starlink, serta fasilitas lain untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat," jelas Rico.

Ia berharap kehadiran Menhan di tengah masyarakat dapat memberikan dorongan semangat bagi para korban, sekaligus menguatkan kepercayaan publik atas kehaidran pemerintah di masa krisis.

Sebelumnya, Menhan Sjafrie beserta jajaran bertolak ke NTT memboyong 20 ton bantuan logistik menggunakan pesawat angkut A400M. Pengiriman bantuan dilakukan sesaat setelah Menhan menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Istana Negara, Jakarta.

Bantuan seberat 20 ton tersebut meliputi 25 set tenda, 484 velbed, 15 set perangkat internet Starlink, 700 paket makanan siap saji, 500 dus susu cair, 10 set solar cell, 35 kelambu lapangan, 101 matras, 1.480 selimut, 2 unit alat penyaring air (reverse osmosis), serta 18 koli obat-obatan. (Antara)

Baca Juga: Prabowo Undang Petugas Upacara HUT RI ke Hambalang, Ini Pesannya