Athena -
Momen menegangkan terjadi dalam penerbangan Ryanair dari Thessaloniki, Yunani, menuju Memmingen, Jerman, pada Jumat (10/7/2026). Kaca jendela copot saat pesawat di udara.
Insiden tersebut terjadi pada pesawat Boeing 737-800 yang baru lepas landas dari Bandara Thessaloniki. Dikutip dari CBS News, Senin (13/6), sebuah ledakan keras tiba-tiba terdengar di tengah penerbangan. Kondisi itu memuat seisi kabin berubah mencekam.
"Sebagian besar dari kami sudah tertidur. Tiba-tiba terdengar suara seperti ban meledak," ujar seorang penumpang kepada Radio Thessaloniki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama setelah itu, para penumpang menyadari telah terjadi dekompresi kabin. Masker oksigen otomatis turun dari langit-langit pesawat. Mereka pun mulai panik.
"Ada teriakan di mana-mana. Saya sempat mengira seseorang membuka pintu darurat secara tidak sengaja," kata dia.
Penumpang itu juga mengaku mencium bau menyengat di dalam kabin.
Ryanair membenarkan insiden tersebut. Dalam pernyataannya, maskapai mengatakan pesawat putar balik ke Bandara Thessaloniki karena salah satu jendela penumpang terlepas saat penerbangan berlangsung.
Meski mengalami kerusakan, pesawat berhasil mendarat dengan aman. Seluruh penumpang kemudian dievakuasi kembali ke terminal bandara.
Sementara itu, Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) menyatakan telah berkoordinasi dengan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat (AS) dan produsen mesin pesawat Boeing.
EASA menegaskan akan terus memantau hasil investigasi dan bakal mengambil langkah keselamatan tambahan apabila diperlukan untuk memastikan kelaikan terbang pesawat.
FAA juga mengonfirmasi bahwa Boeing 737-800 tersebut berhasil kembali dan mendarat dengan selamat di Bandara Thessaloniki sekitar pukul 07.10 waktu setempat. Otoritas penerbangan AS itu menyatakan siap membantu proses penyelidikan.
Sejumlah media di Yunani melaporkan bahwa jendela pesawat diduga copot, sebagian lain menyebut jendela pecah, setelah terkena serpihan yang terlepas dari salah satu mesin pesawat. Penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil investigasi resmi.
Peristiwa itu mengingatkan pada kecelakaan penerbangan Southwest Airlines pada 2018. Saat itu, jendela rusak di tengah penerbangan karena pecahan mesin menghantam jendela. Insiden tersebut membuat satu penumpang meninggal dunia setelah sebagian tubuhnya tersedot keluar pesawat.
(fem/fem)