Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:00 WIB
VIVA – Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya kembali ke Liga Voli Korea setelah absen selama satu musim. Namun, comeback tersebut tidak dilakukan bersama klub lamanya, Jung Kwan Jang Red Sparks.
Baca Juga
Megawati kini membuka lembaran baru bersama Hyundai E&C Hillstate untuk menghadapi V-League 2026/2027.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kembalinya Megawati menjadi salah satu perhatian utama menjelang musim baru. Pemain asal Indonesia itu sebelumnya menghabiskan dua musim bersama Red Sparks dan menjadi salah satu pemain asing yang paling dikenal di kompetisi Korea Selatan.
Baca Juga
Kini, ia kembali dengan seragam berbeda. Megawati mengaku sangat senang dapat kembali merasakan atmosfer V-League.
"Rasanya sangat menyenangkan bisa kembali. Rasanya lebih menyenangkan lagi bisa kembali ke V-League setelah absen selama setahun," ujar Megawati dalam Media Day V-League 2026/2027 di Seoul, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga
Namun, Megawati tidak datang hanya untuk bernostalgia. Ia membawa target untuk berkembang dan mempertahankan performanya. "Saya terus mempersiapkan diri untuk tampil sebaik sebelumnya. Saya berusaha untuk menjadi lebih baik," kata Megawati.
Perpindahan ke Hillstate membuat Megawati harus beradaptasi dengan sistem permainan baru. Ia akan mengisi posisi opposite hitter dan menjadi salah satu tumpuan Hillstate dalam menghasilkan poin.
Tantangan tersebut berbeda dengan saat dirinya memperkuat Red Sparks. Megawati kini harus membangun chemistry dengan rekan setim baru, termasuk setter Kim Da-in.
Menariknya, Kim Da-in merupakan salah satu pemain penting Timnas Voli Putri Korea Selatan. Megawati sendiri memberikan penilaian tinggi kepada setter barunya tersebut.
"Yeum Hye-seon adalah setter yang bagus, tapi Kim Da-in saat ini adalah setter terbaik di Korea Selatan," kata Megawati seperti dikutip dari Sport Seoul.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keduanya bahkan sudah saling memberikan pujian dalam Media Day. Kim Da-in mengakui baru beberapa hari bermain bersama Megawati, tetapi langsung melihat kualitas pemain Indonesia tersebut. "Kami baru bermain bersama sekitar empat atau lima hari, tetapi Mega tetaplah Mega," ujar Kim Da-in.
Menurut Kim Da-in, keberadaan penyerang berkualitas membuat tugas setter menjadi lebih mudah. "Sebagai seorang setter, memiliki penyerang yang baik yang dapat mencetak poin ketika keadaan sulit membuat jalannya permainan menjadi lebih mudah," katanya.
Halaman Selanjutnya
Megawati kini memiliki kesempatan membangun kombinasi baru. KOVO Cup menjadi salah satu panggung awal untuk melihat proses tersebut sebelum kompetisi V-League bergulir. Setelah setahun meninggalkan Korea Selatan, Megawati kembali bukan sebagai pemain yang benar-benar asing.