Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:11 WIB

VIVA – Tersingkirnya Korea Selatan pada fase grup Piala Dunia 2026 disebut sebagai salah satu kegagalan terbesar di turnamen kali ini. Hasil buruk tersebut memicu gelombang kritik dari publik hingga berujung pada mundurnya pelatih Hong Myung-bo dari jabatannya.

Baca Juga

Media Inggris, Tribuna, bahkan menempatkan Korea Selatan dalam daftar 10 tim yang dinilai paling mengecewakan sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perempat final Piala Dunia 2026 kini berada pada tahap di mana sulit untuk secara pasti menyebut tersingkir sebagai kegagalan total. Tentu saja, tersingkir dari turnamen sekarang akan menyakitkan bagi para kandidat juara yang kuat, tetapi mereka tidak akan lagi menganggap diri mereka gagal, kecuali terjadi kekalahan 1-7 di semifinal," tulis Tribuna

Baca Juga

Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo

Photo :

  • REUTERS/Kim Soo-Hyeon

.

Baca Juga

Media tersebut kemudian menjelaskan alasan mereka menyusun daftar tersebut.

"Oleh karena itu, berdasarkan kriteria 'harapan versus kenyataan,' kami telah memilih 10 tim yang paling gagal di Piala Dunia ini."

Korea Selatan menjadi salah satu tim yang masuk dalam daftar tersebut. Di bawah arahan Hong Myung-bo, Ksatria Taeguk hanya mampu finis di peringkat ketiga Grup A dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan.

Sebenarnya, Korea Selatan mengawali turnamen dengan cukup menjanjikan setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Ceko pada laga pembuka fase grup. Namun, performa mereka kemudian merosot setelah menelan kekalahan beruntun 0-1 dari tuan rumah Meksiko dan Afrika Selatan.

Pada Piala Dunia 2026, jumlah peserta diperluas menjadi 48 tim. Selain dua tim teratas dari setiap grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju ke babak 32 besar.

Korea Selatan masih sempat berharap lolos melalui jalur tersebut, tetapi gagal masuk ke dalam delapan peringkat ketiga terbaik sehingga harus mengakhiri perjalanan mereka di fase grup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tribuna menilai hasil tersebut merupakan kegagalan besar bagi sepak bola Korea Selatan.

"Meskipun Korea Selatan tidak dapat disebut sebagai kekuatan global, hasil kegagalan lolos dari babak penyisihan grup dianggap sebagai bencana di tingkat lokal. Bahkan Presiden Lee Jae-myung turun tangan dan menuntut pemerintah untuk menyelidiki alasan kegagalan tim nasional di Piala Dunia 2026."

Halaman Selanjutnya

Media tersebut juga menyoroti besarnya tekanan yang diterima Hong Myung-bo setelah kegagalan tersebut.