Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah media asing menyoroti reshuffle kabinet oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis (1/10).

Media Malaysia, The Star, menyoroti bahwa reshuffle ini mengganti posisi Menteri Luar Negeri RI, dari semula Sugiono menjadi Arrmanatha Christiawan Nasir. Arrmanatha, yang akrab disapa Tata, sebelumnya adalah wakil Sugiono.

"Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengganti Menteri Luar Negeri Sugiono dengan seorang diplomat karier," tulis The Star.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Arrmanatha Christiawan Nasir, seorang diplomat veteran dan wakil menteri luar negeri sebelum reshuffle, akan menggantikan Sugiono, seorang ajudan politik yang dekat dengan Prabowo ... Sementara itu, Sugiono akan ditugaskan menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)," lanjut The Star.

The Star memahami bahwa pergantian susunan menteri ini terjadi usai masyarakat Indonesia memprotes kebijakan luar negeri RI di bawah pemerintahan Prabowo.

Publik salah satunya tak setuju dengan keputusan Prabowo bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), terutama setelah Amerika Serikat-Israel menyerang Iran.

BoP merupakan badan internasional besutan Presiden AS Donald Trump yang ditujukan mengawal proses stabilisasi di Jalur Gaza pasca perang.

Media Singapura, Channel News Asia (CNA), juga mengabarkan perombakan yang mengganti "besar-besaran" posisi menteri dan pejabat RI.

"Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Kamis menunjuk menteri luar negeri dan industri baru, serta menteri koordinator di beberapa bidang, dalam reshuffle kabinet terbesarnya," tulis CNA.

Sama seperti The Star, CNA juga menyoroti pergantian menteri luar negeri yang kini dijabat oleh diplomat karier. CNA juga menggarisbawahi perombakan jabatan Kapolri yang diemban Listyo Sigit Prabowo sejak era Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

"Prabowo juga mengganti Kapolri, jabatan yang diampu Listyo Sigit Prabowo, dengan kepala Badan Narkotika Nasional Suyudi Ario Seto. Listyo kemudian ditunjuk sebagai kepala kantor staf kepresidenan," demikian laporan CNA.

Media China, South China Morning Post (SCMP), juga melaporkan reshuffle kabinet Prabowo. Lagi-lagi, media asing menyoroti penggantian jabatan menteri luar negeri serta posisi-posisi vital lain.

SCMP menggarisbawahi perombakan ini terjadi tak lama setelah Prabowo mencopot Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September lalu.

SCMP juga menyoroti bahwa reshuffle terjadi setelah Sugiono selama ini bak 'dikerdilkan' oleh Prabowo, yang menurut analis telah mendominasi peran menteri luar negeri.

"Dewi Fortuna Anwar, analis kebijakan luar negeri di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan bahwa (Arrmanatha) Nasir yang telah lama menjadi diplomat, diharapkan memainkan peran yang lebih tegas," tulis SCMP.

Prabowo pada Kamis (1/10) merombak menteri dan pejabat di Kabinet Merah Putih.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan pres no 104/P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri negara, serta Keputusan Pres no 105/P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Total ada 17 menteri dan pejabat yang diganti dalam reshuffle ini. Mereka di antaranya menteri luar negeri, menteri ESDM, menteri politik dan keamanan, ketua Ombudsman RI, serta kapolri dan wakapolri.

[Gambas:Video CNN]

(blq/dna)