Jakarta -
Restoran cepat saji berkembang pesat menjadi bisnis kuliner berskala global. Ada lima restoran cepat saji terbesar di dunia. Nomor satu ternyata berasal dari China!
Restoran cepat saji tidak hanya menawarkan makanan enak dan praktis, tetapi juga mampu menjangkau jutaan pelanggan melalui ribuan gerai di berbagai negara.
Selama bertahun-tahun, McDonald's asal Amerika dikenal sebagai jaringan restoran cepat saji terbesar di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, posisi tersebut kini berubah setelah muncul merek minuman dan es krim asal China yang berkembang sangat pesat.
Berdasarkan data terbaru yang dirangkum WorldAtlas (28/07/2026), daftar jaringan restoran cepat saji terbesar dunia kini diisi oleh sejumlah nama besar dengan puluhan ribu gerai.
5 restoran cepat saji terbesar di dunia berdasarkan jumlah gerainya.
1. Mixue Ice Cream & Tea
Mixue. Foto: Site News
Mixue Ice Cream & Tea menempati posisi pertama sebagai jaringan restoran cepat saji terbesar di dunia dengan sekitar 45.000 gerai tersebar di berbagai negara.
Merek minuman dan es krim asal Zhengzhou, China, ini didirikan Zhang Hongchao pada 1997. Mixue dikenal lewat menu es krim soft serve, teh buah, dan bubble tea dengan harga yang sangat terjangkau.
Sekitar 90% gerainya berada di China, sementara ribuan lainnya tersebar di Asia Tenggara. Maskot Snow King yang ikonik juga menjadi identitas kuat merek ini.
Pada 2025, Mixue resmi melantai di Bursa Hong Kong sekaligus membuka gerai pertamanya di New York, Amerika Serikat.
2. McDonald's
Jaringan Restoran Cepat Saji Terbesar di Dunia Foto: Shutterstock/
Sempat menempati posisi teratas sebagai restoran cepat saji terbesar di dunia, McDonald's kini berada di posisi kedua dengan jumlah sekitar 43.000 gerai di seluruh dunia.
Meski tak lagi menjadi yang terbesar dari sisi jumlah gerai, jaringan ini masih menjadi salah satu perusahaan restoran cepat saji dengan pendapatan terbesar.
Sejarah McDonald's bermula dari restoran barbeque milik Richard dan Maurice McDonald di California pada 1940. Delapan tahun kemudian konsepnya diubah menjadi restoran hamburger cepat saji yang kemudian berkembang melalui sistem waralaba. Hingga kini, menu burger tetap menjadi identitas utama restoran tersebut.
3. Starbucks
Jaringan Restoran Cepat Saji Terbesar di Dunia Foto: Shutterstock/
Starbucks berada di urutan ketiga dengan sekitar 40.000 gerai yang tersebar di puluhan negara. Jaringan kedai kopi ini didirikan Jerry Baldwin, Gordon Bowker, dan Zev Siegl di Seattle, Amerika Serikat, pada 1971.
Awalnya Starbucks hanya menjual biji kopi dan peralatan seduh sebelum berkembang menjadi jaringan kedai kopi terbesar di dunia.
Di bawah kepemimpinan Howard Schultz sejak 1987, Starbucks memperluas bisnisnya ke berbagai negara dan menjadi salah satu jaringan gerai kopi terbesar di dunia.
4. Subway
Jaringan Restoran Cepat Saji Terbesar di Dunia Foto: Shutterstock/
Restoran sandwich ini didirikan Fred DeLuca bersama Peter Buck di Connecticut, Amerika, pada 1965 dengan nama Pete's Super Submarines.
Puluhan tahun kemudian, Subway memiliki sekitar 37.000 gerai di seluruh dunia. Subway sempat menjadi jaringan restoran cepat saji terbesar berdasarkan jumlah gerai, tetapi kemudian menutup ribuan restoran di Amerika Serikat.
Pada 2024, perusahaan ini resmi diakuisisi oleh Roark Capital, pemilik sejumlah merek kuliner besar lainnya di Amerika.
5. KFC
Jaringan Restoran Cepat Saji Terbesar di Dunia Foto: Shutterstock/
KFC melengkapi daftar lima restoran cepat saji terbesar di dunia dengan sekitar 30.000 gerai di berbagai negara.
Restoran ayam goreng ini bermula dari usaha Harland Sanders di Kentucky, Amerika Serikat, pada 1930. Kini China menjadi pasar terbesar KFC dengan sekitar 14.000 gerai, melampaui negara asalnya.
Di bawah naungan Yum! Brands, KFC tetap mempertahankan ayam goreng dengan resep rahasia yang menjadi ciri khasnya dan terus memperluas jaringan ke berbagai belahan dunia.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Starbucks Bantah Tudingan Dukung dan Kirim Keuntungan ke Israel"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)