Jakarta (ANTARA) - Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji mengevaluasi gaya membalapnya menjelang Moto2 Grand Prix (GP) Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Untuk itu, Mario yang memperkuat Idemitsu Honda Team Asia akan mengevaluasi performa setelah sesi latihan bebas kedua (FP2), Sabtu.

"Lebih ke riding style saja, karena set-up motor kami tidak berubah terlalu banyak dari yang pertama," kata Mario seusai FP2.

Pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu menyatakan dirinya dan tim telah menyusun strategi untuk meningkatkan performa menjelang sesi kualifikasi 1 (Q1), Sabtu siang, serta balapan pada Minggu (11/10).

Berdasarkan statistik penyelenggara, pembalap berumur 22 tahun itu mengawali hari pertama dengan menempati posisi ke-16 pada sesi FP1. Kemudian saat sesi practice yang digelar sore harinya, dia mengalami kecelakaan di Tikungan 1 menjelang akhir sesi.

Insiden tersebut menghentikan upayanya memperbaiki catatan waktu sehingga mengakhiri latihan di posisi ke-23 dan harus melanjutkan perjuangan di Q1. Sedangkan pada sesi FP1, dia berada di peringkat ke-19 dengan catatan waktu tercepat satu menit 33,194 detik.

Sementara itu, pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2, Izan Guevara, tampil dominan dengan memuncaki FP1 dan practice. Dia membukukan waktu satu menit 32,337 detik pada practice, sekaligus membukukan rekor lap baru di Sirkuit Internasional Mandalika.

Penampilan di Mandalika pada musim 2026 merupakan kali keempat bagi Mario Suryo Aji. Pengalaman tersebut diharapkan membantunya memahami karakter sirkuit dan menemukan pendekatan yang tepat untuk menghadapi persaingan di kelas Moto2.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mario Aji evaluasi gaya membalap jelang Moto2 GP Indonesia 2026

Pewarta: Donny Aditra
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.