Jakarta (ANTARA) - Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez tidak ingin terlena setelah menyapu pole position dan kemenangan sprint MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Sabtu, karena menilai Alex Marquez tetap menjadi ancaman serius pada balapan utama.

Marc tampil dominan sepanjang Sabtu. Setelah merebut pole position dengan rekor lap 1 menit 19,041 detik, pembalap berjuluk King of Sachsenring itu melanjutkan performanya dengan memenangi balapan sprint 15 putaran.

β€œAlex akan tangguh besok, setidaknya dia adik saya,” kata Marc dalam wawancara usai sprint yang ditayangkan laman resmi MotoGP.

Pernyataan itu tidak lepas dari tekanan yang diberikan Alex sepanjang sprint. Pembalap BK8 Gresini tersebut terus membayangi Marc sejak awal balapan, meski akhirnya harus puas finis kedua dengan selisih 0,368 detik.

Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) melengkapi podium setelah finis ketiga, 0,813 detik di belakang Marc. Hasil itu membuat tiga besar sprint MotoGP Jerman sepenuhnya dikuasai pembalap Ducati.

Bagi Marc, kemenangan di Sachsenring sekaligus menjadi kemenangan Sprint ke-19 sepanjang kariernya sejak format balapan pendek diperkenalkan di MotoGP. Tambahan 12 poin juga membuat juara dunia bertahan itu memangkas jarak dari pemuncak klasemen Jorge Martin menjadi 32 poin.

Meski begitu, fokus Marc kini tertuju pada balapan utama, Minggu (12/7), ketika tekanan diperkirakan tidak hanya datang dari Alex, tetapi juga Di Giannantonio yang menunjukkan kecepatan konsisten sejak kualifikasi.

Kualifikasi MotoGP Jerman sebelumnya juga menghadirkan drama setelah Marco Bezzecchi mengalami kecelakaan di Tikungan 7. Pembalap Aprilia Racing itu mengalami patah tulang selangka kiri dan dipastikan absen dari sisa rangkaian GP Jerman.

Absennya Bezzecchi membuat persaingan klasemen makin terbuka. Jorge Martin masih memimpin dengan 197 poin, tetapi Di Giannantonio kini hanya terpaut dua poin dari Bezzecchi di posisi kedua.

Balapan utama MotoGP Jerman dijadwalkan berlangsung Minggu pukul 19.00 WIB.

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT Β© ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.