Jakarta -

Tim balap Hogers Indonesia Motorsport unjuk gigi di ajang Mandalika Festival of Speed (MFOS) Round 3. Tim Hogers berhasil meraih empat podium di balapan mobil yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika tersebut.

Bertanding di Subaru BRZ Super Series Round 5-6, tiga pembalap Hogers Indonesia Motorsport berhasil mengamankan total empat podium dari Race 1 dan Race 2.

Joshihiro #77 tampil konsisten dengan meraih P2 Rookie Class pada Race 1 dan Race 2. Sementara itu, Ristiawan #88 mengamankan P3 Rookie Class pada Race 1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil tersebut semakin lengkap setelah Ika Merdekawati alias Caca #91, berhasil meraih P3 Rookie Class pada Race 2. Podium ini sekaligus menjadi pencapaian spesial bagi Caca yang menjalani debutnya di Subaru BRZ Super Series.

Hogers Indonesia MotorsportHogers Indonesia Motorsport Foto: Pool

Joshihiro #77 kembali turun ke ajang Subaru BRZ Super Series Round 5-6 setelah absen di seri sebelumnya. Meski kehilangan satu seri dalam perjalanan musim ini, Joshihiro mampu langsung menunjukkan kecepatannya. Pada Race 1, pembalap dengan nomor #77 berhasil finis di posisi kedua Rookie Class. Hasil serupa kembali diraih pada Race 2.

Dua podium tersebut menjadi bukti konsistensi Joshihiro setelah kembali berlaga, sekaligus menjaga daya saingnya di kelas Rookie.

Dengan musim 2026 yang masih berjalan, Joshihiro bersama tim berkomitmen untuk terus mengejar hasil maksimal di setiap seri berikutnya.

Sementara itu, Ristiawan #88 mengamankan P3 di Rookie Class pada Race 1. Ristiawan #88 menjalani MFOS Round 3 dengan fokus meningkatkan performa sekaligus beradaptasi dengan karakter dan setting mobil yang baru.

Hogers Indonesia MotorsportHogers Indonesia Motorsport Foto: Pool

Catatan waktunya terus mengalami peningkatan dari satu sesi ke sesi berikutnya. Namun, persiapan menuju Race 1 sempat diwarnai kendala pada bagian transmisi.

Respons cepat tim teknis bersama rekan-rekan dari P5 Tuning membuat masalah tersebut dapat diselesaikan sehingga Ristiawan bisa kembali melanjutkan balap.

Memasuki Race 2, Ristiawan kembali menunjukkan pace yang kuat dan berusaha mengejar rival di depannya. Namun, pada lap ketiga terjadi kontak yang membuat posisi setir mobil menjadi miring. Dalam kondisi tersebut, fokus utama kemudian beralih untuk menyelesaikan balapan dan mengamankan poin bagi kejuaraan.

Ristiawan bersama tim akan terus mencari kombinasi setup yang paling sesuai untuk meningkatkan performa mobil dan menghadapi persaingan pada seri berikutnya.

MFOS Round 3 ini juga menjadi momen spesial bagi Ika Merdekawati, alias Caca #91, yang menjalani debut di Subaru BRZ Super Series bersama Hogers Indonesia Motorsport.

Perjalanan Caca menuju podium tidak berlangsung mudah. Pada paid practice, sejumlah kendala teknis membuat program latihan tidak berjalan maksimal. Meski demikian, Caca bersama tim terus melakukan penyesuaian dan beradaptasi dari sesi ke sesi.

Pada official practice, Caca berhasil mencatatkan personal best 2:00 menggunakan Subaru BRZ. Program latihan berikutnya juga difokuskan pada konsistensi lap time. Bagi Caca dan tim, kemampuan menjaga pace secara konsisten dinilai sama pentingnya dengan mencatatkan satu lap tercepat untuk menghadapi kondisi balapan.

Race 1 menjadi tantangan. Kendala pada bagian kaki-kaki membuat performa mobil semakin sulit dipertahankan. Caca tetap berusaha menyelesaikan balapan, tetapi kondisi tersebut semakin parah pada bagian akhir hingga akhirnya membuat #91 masuk gravel pada lap terakhir.

Tim kemudian melakukan evaluasi dan perbaikan sebelum Race 2. Dengan kondisi mobil yang lebih baik, Caca mampu tampil jauh lebih konsisten. Dari lap pertama hingga akhir balapan, Caca #91 mampu menjaga ritme dan akhirnya finis di P3 Rookie Class sekaligus P11 Overall. Hasil tersebut menjadi podium sekaligus pencapaian spesial dalam debut Caca di Subaru BRZ Super Series.

Caca dan tim selanjutnya akan terus melakukan eksperimen terhadap setup mobil, sekaligus mengembangkan driving skill dan race craft untuk menghadapi seri berikutnya.

Empat podium di MFOS Round 3 menjadi modal penting bagi Hogers Indonesia Motorsport untuk menghadapi sisa musim 2026. Bagi Hogers Indonesia Motorsport, empat podium di Mandalika bukan sekadar hasil akhir, tetapi juga menjadi bukti perkembangan tim dalam membangun sistem, meningkatkan performa, dan menghadapi tantangan baru di setiap seri.

(rgr/mhg)