Jakarta (ANTARA) - Manchester United menegaskan bahwa kapten mereka, Bruno Fernandes tidak akan dijual pada bursa transfer musim panas 2026.
Dilansir BBC pada Senin (17/8), Manchester United berencana menolak setiap tawaran yang masuk untuk Fernandes hingga bursa transfer ditutup bulan depan.
Sikap tersebut menunjukkan klub tidak berniat melepas pemain berusia 31 tahun itu, berapa pun nilai yang ditawarkan.
Galatasaray menjadi salah satu klub yang dikabarkan tertarik merekrut Fernandes. Juventus dan AC Milan juga disebut tengah mempertimbangkan cara untuk membujuk Manchester United.
BBC Sport sebelumnya mengungkap bahwa Galatasaray sedang menyiapkan proposal dengan nilai akhir mencapai 50 juta euro atau sekitar Rp1 triliun.
Namun, narasumber internal Manchester United menegaskan tawaran tersebut tidak akan mengubah keputusan klub. Hingga kini, belum ada proposal resmi yang diajukan untuk Fernandes.
Fernandes saat ini masih terikat kontrak hingga 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Sang pemain juga disebut lebih memilih melanjutkan kariernya di Old Trafford.
Manchester United semakin bertekad mempertahankan Fernandes setelah melihat dukungan besar dari suporter. Ia mendapat sambutan hangat ketika tampil dalam laga pramusim melawan Leeds di Dublin pada pekan lalu.
Performa Fernandes pada musim 2025/26 turut menjadi alasan kuat MU memertahankannya. Ia mencatatkan 21 assist di Liga Inggris musim lalu dan masuk dalam kandidat kuat penghargaan PFA Player of the Year 2025/26.
Pengumuman penghargaan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam sebuah acara di Manchester pada pekan depan.
Dengan kontrak yang masih berjalan, dukungan suporter, serta peran pentingnya di lini tengah, Manchester United tetap pada pendirian untuk mempertahankan Fernandes.
Baca juga: Pramusim: AC Milan menang meyakinkan 4-2 atas Manchester United
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.