:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483338/original/083230500_1769382455-AP26025624193677.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Manchester United menjadi salah satu kandidat yang berusaha mengganggu dominasi Arsenal dalam perebutan gelar Premier League 2026-27. Arsenal berbekal status juara bertahan dan performa impresif musim lalu, termasuk kemenangan 3-0 atas Manchester City di Community Shield.
Mikel Arteta mempertahankan fondasi utama tim yang mengakhiri musim 2025-26 dengan 85 poin dan hanya kebobolan 27 gol. Model superkomputer Opta dari 10.000 simulasi memberikan Arsenal peluang 38 persen untuk kembali menjadi juara, jauh di atas Manchester City dengan 20,5 persen.
Di belakang dua favorit utama tersebut, persaingan masih terbuka bagi Liverpool, Manchester United, Chelsea, Aston Villa, dan Tottenham Hotspur. Setiap kandidat memiliki kekuatan, tetapi sebagian besar juga harus beradaptasi dengan pelatih atau komposisi skuad baru.
Manchester City Masih Jadi Penantang Utama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325703/original/099820800_1786920560-Arsenal_s_Martin_Odegaard_manchester_city.jpg)
Perbesar
Manchester City berada di posisi kedua dengan peluang juara 20,5 persen menurut Opta. Namun, kepergian Pep Guardiola setelah 10 tahun serta 20 trofi membuat era baru bersama Enzo Maresca membawa tanda tanya besar.
City juga bakal kehilangan Rodri yang menuju Barcelona dengan nilai transfer £65,4 juta (sekitar Rp1,43 triliun), Bernardo Silva, John Stones, dan Nathan Ake. Sebagai respons, mereka memecahkan rekor transfer klub dengan merekrut Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai £116 juta (sekitar Rp2,54 triliun).
Liverpool Masih Berusaha Mengejar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4696748/original/064400400_1703373414-000_348X4X9.jpg)
Perbesar
Liverpool menempati urutan ketiga dalam prediksi Opta dengan peluang 9,2 persen. Pergantian Arne Slot dengan Andoni Iraola serta kepergian Mohamed Salah membuat The Reds harus membangun kembali kekuatan di lini depan.
Alexander Isak hanya mencetak empat gol pada musim debutnya setelah didatangkan dari Newcastle. Florian Wirtz juga dituntut meningkatkan kontribusinya agar Liverpool mampu memperkecil jarak dengan Arsenal.
Manchester United Mulai Menjanjikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483304/original/026386700_1769361896-AP26025604357780.jpg)
Perbesar
Manchester United berada di posisi keempat dengan peluang 6,2 persen, tetapi memiliki modal berupa performa positif pada periode terakhir. Michael Carrick meraih 39 poin dalam 17 pertandingan sebagai pelatih interim, tiga poin lebih banyak daripada Arsenal pada periode yang sama.
Carrick kemudian mendapatkan jabatan permanen pada Mei dan membawa United finis di posisi ketiga sekaligus kembali ke Liga Champions. Kedatangan Youri Tielemans dan Andrey Santos juga memperkuat lini tengah untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Chelsea Bisa Jadi Kuda Hitam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428788/original/070836500_1764563446-AP25334679362341.jpg)
Perbesar
Chelsea memiliki peluang 4,1 persen untuk menjadi juara setelah menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Alonso mendapatkan dukungan besar melalui belanja pemain hampir £350 juta (sekitar Rp7,66 triliun), termasuk Morgan Rogers yang didatangkan dari Aston Villa dengan nilai sekitar £117 juta (sekitar Rp2,56 triliun).
Tanpa kompetisi Eropa, Chelsea memiliki kesempatan memaksimalkan sistem 3-4-2-1 yang mengandalkan Cole Palmer, Rogers, dan Joao Pedro. Tottenham juga patut diperhitungkan dengan peluang 2,9 persen setelah Roberto De Zerbi memperkuat skuad melalui transfer Sandro Tonali senilai £100 juta (sekitar Rp2,19 triliun).
Arsenal tetap menjadi tim yang paling layak difavoritkan karena memiliki kesinambungan pelatih, kerangka pertahanan, dan pengalaman memenangkan liga. Namun, cedera William Saliba dapat membuka peluang bagi Manchester City dan para pengejar lain untuk mempersempit jarak sepanjang musim.
Sumber: Sports Mole
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026, Selasa 18 Agustus: Jonatan Christie Beraksi