Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Manajemen Arema FC memastikan harga tiket pertandingan kandang klub itu di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk kompetisi Super League musim 2026/2027 tetap sama dengan musim 2025/2026.
"Kami mempertahankan harga yang sama seperti musim lalu karena ingin memberikan kepastian dan kemudahan bagi Aremania untuk datang langsung ke Stadion Kanjuruhan," kata Head Public Relations & Marcomm Arema FC Munif Wakid di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu.
Adapun harga tiket yang diberlakukan untuk pertandingan kandang terdiri dari beberapa kategori, yakni tribun ekonomi utara dan selatan seharga Rp125 ribu, tribun utama timur Rp150 ribu, VIP B Rp250 ribu, VIP A Rp300 ribu, dan VVIP Rp 450 ribu.
Munif menjelaskan harga tiket yang tetap menjadi bagian strategi penting dari manajemen menyambut musim baru.
Dia berharap, kesamaan harga tiket laga kandang musim ini dengan musim lalu mampu diharapkan menjaga antusiasme suporter untuk hadir langsung di Stadion Kanjuruhan untuk memberikan dukungan kepada para pemain Arema FC.
“Kami berharap dengan harga yang tetap, semakin banyak Aremania yang bisa hadir di stadion. Dukungan dari tribun tentu menjadi bagian penting bagi tim dalam menjalani kompetisi Super League 2026/2027," ucap dia.
Manajemen Arema FC turut menyediakan Family Bundling kepada para suporter. Adapun harga program itu, yakni Rp250 ribu untuk dua orang dewasa dan satu anak usia 7-15 tahun.
Sedangkan, Family Bundling VIP dengan komposisi yang sama dipatok dengan harga sebesar Rp400 ribu.
Arema FC akan memulai pertandingan dalam Super League musim 2026/2027 dengan menghadapi Isen Mulang Kalteng FC atau yang sebelumnya bernama Adhyaksa FC.
Pertandingan tersebut menjadi laga kandang perdana anak asuh Marcos Santos di Stadion Kanjuruhan pada musim 2026/2027.
Laga kandang Arema FC melawan tim tamu Isen Mulang Kalteng FC diselenggarakan pada Jumat (4/9), pukul 15.30 WIB.
Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.