:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297355/original/077158700_1784088508-WhatsApp_Image_2026-07-15_at_10.23.20_AM__2_.jpeg)
Perbesar
Jadi intinya...
- Bupati Indramayu Lucky Hakim berkomitmen membantu korban kecelakaan maut.
- Ia siap menjadi orang tua angkat dan mendampingi anak-anak korban secara menyeluruh.
- Tragedi ini mendorong evaluasi keselamatan lalu lintas di Jalur Pantura Indramayu.
Liputan6.com, Jakarta - Tragedi kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu yang menewaskan 12 orang meninggalkan duka mendalam bagi banyak keluarga. Di tengah suasana berkabung, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus kepada para korban, terutama anak-anak yang kehilangan orang tua.
Setelah mengunjungi rumah duka serta menjenguk korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit, Lucky menegaskan bahwa pemerintah daerah akan hadir memberikan pendampingan, tidak hanya dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga dukungan jangka panjang.
Bahkan, ia mengaku siap menjadi orang tua angkat bagi anak-anak yang kini harus menghadapi masa depan tanpa orang tua.
Lucky Hakim Siap Menjadi Orang Tua Angkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297356/original/090342900_1784088508-WhatsApp_Image_2026-07-15_at_10.23.20_AM.jpeg)
Perbesar
Dalam keterangannya, Lucky Hakim menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan.
"Saya, Lucky Hakim selaku Bupati Indramayu, berbelasungkawa dan turut berduka atas kejadian ini. Seindah apa pun kata-kata yang saya sampaikan tetap tidak akan mampu menandingi rasa sedih keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai."
Ia juga mendoakan seluruh korban yang meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Duka yang mendalam ini juga saya iringi doa tulus untuk para almarhum dan almarhumah, semoga husnul khatimah, dan semoga Allah memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan."
Perhatian terbesar diberikan kepada dua balita yang selamat dalam kecelakaan tersebut setelah kehilangan ibu mereka yang merupakan seorang orang tua tunggal.
Lucky memastikan pemerintah akan mendampingi proses pemulihan kedua anak tersebut secara menyeluruh.
"Anak-anak itu akan kami dampingi selama proses pemulihannya, bukan hanya pemulihan fisik, tetapi juga mental dan psikologis. Kami sangat serius dalam memberikan perhatian kepada mereka."
Siap Tempuh Proses Adopsi Sesuai Aturan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297357/original/002702700_1784088509-WhatsApp_Image_2026-07-15_at_10.23.21_AM.jpeg)
Perbesar
Tak hanya memberikan pendampingan, Lucky Hakim juga menyatakan kesiapannya menjadi orang tua angkat bagi anak-anak korban kecelakaan yang kehilangan ayah maupun ibu.
Menurutnya, langkah tersebut akan ditempuh melalui jalur hukum apabila mendapat persetujuan dari keluarga serta wali anak.
"Untuk anak-anak yang ditinggal meninggal oleh orang tuanya dalam kejadian ini, saya dengan sepenuh hati berkenan menjadi orang tua angkat dan siap menempuh proses adopsi secara formal apabila pihak wali mereka merestui."
Selain menyerahkan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, Lucky berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang berduka.
Tragedi Jadi Evaluasi Keselamatan di Jalur Pantura
Lucky Hakim menilai insiden tragis tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan lalu lintas, khususnya kendaraan angkutan penumpang.
Ia menekankan pentingnya pengawasan kendaraan serta penegakan aturan keselamatan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Sebagaimana diketahui, kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Indramayu, tepatnya di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Sebuah mobil pikap yang mengangkut rombongan warga sepulang dari acara pernikahan ditabrak dua truk dari arah berlawanan.
Akibat kecelakaan tersebut, 12 orang meninggal dunia di lokasi maupun setelah mendapatkan penanganan medis. Sementara enam korban lainnya masih menjalani perawatan intensif. Hingga kini, kepolisian bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Nagra Ogah Dompleng Nama Besar Tio Pakusadewo, Tempuh Ratusan Audisi Casting demi Karier