LPPD Kapuas perkuat pembinaan Pesparawi
Sabtu, 1 Agustus 2026 10:47 WIB
Pengurus LPPD Kabupaten Kapuas, melakukan foto bersama dalam kegiatan Rakerda dan Training of Trainers (ToT) LPPD Kabupaten Kapuas, bertempat di aula LPPD Kuala Kapuas, Jumat (31/7/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas
Kuala Kapuas (ANTARA) - Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melakukan evaluasi program kerja, serta menyelaraskan persepsi antara LPPD dengan LPPK, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam pembinaan kontingen Pesparawi dan penguatan tata kelola organisasi ke depan.
"Rakerda ini bukan sekadar agenda tahunan organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, menyamakan visi, serta menyusun langkah strategis dalam pembinaan Pesparawi di Kabupaten Kapuas,” kata Wakil Bupati Kapuas, Dodo, di Kuala Kapuas, Jumat.
Hal itu disampaikannya, saat membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Training of Trainers (ToT) LPPD Kabupaten Kapuas, bertempat di aula LPPD Kuala Kapuas.
Dodo yang juga Ketua Umum LPPD Kapuas, menyampaikan bahwa Pemkab Kapuas akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan seni musik gerejawi sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kerukunan umat beragama.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Kapuas atas dukungan yang diberikan sehingga pelaksanaan Rakerda dan ToT dapat terselenggara dengan baik.
“Saya sampaikan juga ucapan terima kasih kepada unsur Forkopimda, LPPD Provinsi Kalimantan Tengah, para kepala OPD, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kemajuan musik gerejawi di Kabupaten Kapuas,” tuturnya.
Baca juga: Menko Polkam: Stabilitas Kalimantan kunci dukung IKN dan ketahanan nasional
Dodo menambahkan, pelaksanaan Training of Trainers menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan bagi pelatih vokal, dirigen (conductor), serta sosialisasi lagu-lagu Pesparawi agar standar pembinaan musik gerejawi semakin merata di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
"Melalui Rakerda dan Training of Trainers ini, kami berharap pembinaan musik gerejawi di Kabupaten Kapuas semakin terarah, berkesinambungan, dan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang tidak hanya mengharumkan nama daerah pada ajang Pesparawi, tetapi juga menjadi sarana memuliakan Tuhan melalui puji-pujian," tandasnya.
Sementara itu, Ketua I LPPD Kabupaten Kapuas, Yan Hendri Ale, mengatakan bahwa peningkatan kapasitas pelatih menjadi salah satu kunci keberhasilan pembinaan peserta Pesparawi di tingkat jemaat maupun kecamatan.
"Melalui pelatihan ini, kami ingin menciptakan kesamaan standar pembinaan di seluruh Kabupaten Kapuas. Ilmu yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diimplementasikan kembali di wilayah masing-masing sehingga kualitas vokal, dirigen, dan pembinaan paduan suara gerejawi terus meningkat," kata Yan Hendri Ale.
Selain itu, rangkaian kegiatan diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi LPPD, meningkatkan kompetensi para pembina, serta menjadi fondasi dalam mempersiapkan kontingen Kapuas menghadapi berbagai ajang Pesparawi di masa mendatang.
“Dengan sinergi seluruh pihak, LPPD Kabupaten Kapuas optimistis dapat terus berkontribusi dalam pengembangan seni musik gerejawi sekaligus pembinaan karakter melalui pelayanan dan puji-pujian,” demikian Yan Hendri Ale.
Sementara dalam kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini, mulai 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 tersebut, dihadiri Sekda Kapuas, Usis I. Sangkai, Sekretaris LPPD Provinsi Kalteng, Walter Punding, para kepala perangkat daerah, pengurus LPPD, peserta pelatihan, serta tamu undangan lainnya.
Baca juga: Wabup Kapuas dukung gerakan Langit Biru Indonesia Asri Partai Demokrat
Baca juga: Bupati Kapuas turun langsung pantau perkembangan rekonstruksi Jalan Sei Asam
Baca juga: Pemkab Kapuas dukung kehadiran Universitas Cahaya Bangsa untuk peningkatan SDM
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.