Padang Panjang (ANTARA) - Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup (LPLH) Nata Buana Lestari Kota Padang Panjang periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Balai Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Rabu, sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam pelestarian lingkungan hidup.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang Panjang, I Putu Venda, mengatakan persoalan lingkungan seperti pencemaran, berkurangnya ruang terbuka hijau, dan dampak perubahan iklim membutuhkan kepedulian serta aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat.
"Menjaga lingkungan bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Berbagai persoalan lingkungan membutuhkan kepedulian dan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat," katanya.
Ia berharap LPLH Nata Buana Lestari dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat gerakan pelestarian lingkungan melalui edukasi, inovasi, dan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Menurut dia, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi keluarga, sekolah, komunitas, hingga dunia usaha agar budaya mencintai lingkungan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Ketua DPP LPLH Nata Buana Lestari, Mulgandri Kusnindra, berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Ia menilai tantangan lingkungan saat ini membutuhkan sinergi lintas sektor antara organisasi lingkungan, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat agar setiap program dapat berjalan lebih efektif.
"Kami ingin LPLH menjadi jembatan kolaborasi yang mampu menggerakkan semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD LPLH Nata Buana Lestari Kota Padang Panjang periode 2026–2031, Yevi Susanthy, mengatakan kepengurusan yang baru dikukuhkan akan menjalankan berbagai program edukasi dan aksi lingkungan secara berkelanjutan.
Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan perlu dimulai sejak usia dini melalui edukasi kepada generasi muda sebagai investasi jangka panjang.
"Kami ingin menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini serta mempererat kolaborasi antara organisasi lingkungan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kebersamaan, kami optimistis Padang Panjang dapat menjadi kota yang semakin hijau, bersih, dan nyaman untuk dihuni," katanya.
Selain edukasi, LPLH juga akan mendorong berbagai kegiatan seperti penghijauan, pengelolaan sampah, kampanye kebersihan, serta pemberdayaan masyarakat dalam menjaga ekosistem.
Pengukuhan dilakukan Ketua DPW LPLH Nata Buana Lestari Sumatera Barat, Rusdi, dan disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang Panjang, I Putu Venda, yang mewakili Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis. Acara tersebut juga dihadiri Ketua Komisi III DPRD Padang Panjang Mahdelmi, Ketua DPP LPLH Nata Buana Lestari Mulgandri Kusnindra, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para pemerhati lingkungan.