Rabu, 29 Juli 2026 - 12:10 WIB
Jakarta, VIVA – Standar kemewahan modern dinilai kini tidak lagi diukur hanya dari kepemilikan aset. Melainkan dari kepemilikan ruang pribadi yang mampu mendukung kesejahteraan menyeluruh bagi kualitas hidup penghuninya.
Baca Juga
Tingginya tekanan pekerjaan, padatnya aktivitas, serta semakin terbatasnya waktu untuk beristirahat membuat masyarakat mencari ruang-ruang kecil di dalam rumah yang mampu membantu mereka memulihkan energi. Menariknya, ruang tersebut bukan lagi ruang keluarga ataupun kamar tidur, melainkan kamar mandi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Baca Juga
Dalam beberapa tahun terakhir, kamar mandi mengalami transformasi dari sekadar ruang fungsional menjadi ruang personal untuk melakukan reset sebelum memulai maupun mengakhiri hari. Bagi banyak orang, beberapa menit yang dihabiskan di bawah pancuran air kini menjadi salah satu momen paling tenang di tengah aktivitas yang padat.
Baca Juga
Menurut Arfindi Batubara, Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia, perubahan terbesar yang terjadi saat ini bukan hanya pada perkembangan teknologi, melainkan pada cara konsumen memaknai pengalaman mandi.
"Kami melihat konsumen saat ini tidak lagi membeli produk (sanitasi) semata karena fungsi. Mereka mencari pengalaman yang mampu memberikan dampak positif bagi kualitas hidup mereka. Kemewahan modern bukan lagi tentang seberapa besar rumah yang dimiliki, tetapi bagaimana setiap ruang di dalam rumah mampu memberikan rasa nyaman yang bertahan bahkan setelah aktivitas tersebut selesai,” ujar Arfindi, dikutip dari keterangannya, Rabu, 29 Juli 2026.
Ia menambahkan bahwa kamar mandi menjadi salah satu ruang yang paling cepat mengalami perubahan karena berada pada titik pertemuan antara teknologi, desain, kesehatan, dan pengalaman emosional.
“Kami percaya pengalaman mandi yang baik seharusnya tidak berhenti ketika shower dimatikan. Sensasi nyaman, segar, dan rileks seharusnya tetap menemani seseorang saat mereka kembali menjalani aktivitas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perubahan perilaku tersebut juga tercermin dalam berbagai riset industri. Laporan 2026 Bath Trends dari National Kitchen & Bath Association (NKBA) menunjukkan bahwa 77% profesional industri, mulai dari arsitek, desainer interior, pengembang hingga produsen, menilai desain kamar mandi kini semakin berfokus pada integrasi wellness, teknologi, dan keberlanjutan. Pergeseran ini menunjukkan bahwa kamar mandi tidak lagi diposisikan sebagai ruang pelengkap, melainkan bagian penting dari pengalaman hidup sehari-hari.
Halaman Selanjutnya