Tokyo -

Naik Shinkansen di Jepang kini tak lagi harus repot menyeret koper ke mana-mana. JR East memberikan layanan baru yang memungkinkan wisatawan mengirim bagasi langsung ke hotel.

Shinkansen memang menjadi moda transportasi yang perlu dicoba saat liburan ke Jepang. Kereta cepat itu identik dengan ketepatan waktu dan kemampuan memangkas waktu perjalanan antarkota.

Namun, ada satu hal yang kerap mengganggu pengalaman tersebut, yakni harus membawa koper besar melewati stasiun yang padat hingga masuk ke dalam gerbong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini masalah itu mulai diatasi. East Japan Railway Company (JR East) menghadirkan sistem baru yang memungkinkan penumpang mengirim koper mereka lebih dulu tanpa perlu membawanya selama perjalanan menggunakan Shinkansen.

Layanan itu merupakan bagian dari program JRE Tebura Tabi atau JRE Hands-Free Travel. Mulai 1 Agustus, wisatawan dapat menitipkan koper di loker pintar Multi-Ecube yang tersedia di Stasiun Tokyo maupun Stasiun Sendai.

Setelah dititipkan, koper akan langsung dikirim ke hotel tujuan pada hari yang sama, asalkan hotel tersebut menerima layanan pengiriman barang. Cara menggunakannya pun cukup mudah.

Penumpang hanya perlu memesan loker melalui situs Multi-Ecube sebelum pukul 09.30 waktu setempat. Setelah itu, koper harus dimasukkan ke loker paling lambat pukul 10.30 agar bisa dikirim pada hari yang sama.

Biaya layanan ini dipatok 3.500 yen untuk loker ukuran S, 3.600 yen untuk ukuran M, dan 3.700 yen untuk ukuran L. Setiap loker hanya dapat digunakan untuk satu koper atau tas.

Sebelumnya, layanan Hands-Free Travel sebenarnya sudah tersedia. Namun, wisatawan harus mengantarkan koper langsung ke loket khusus di stasiun.

Nah, dengan sistem loker otomatis ini, proses penitipan menjadi jauh lebih cepat sehingga penumpang dapat langsung melanjutkan perjalanan tanpa harus mengantre. Pada tahap awal, layanan hanya melayani rute Tokyo-Sendai. Meski begitu, JR East telah menyiapkan ekspansi layanan ke bandara.

Mulai musim gugur nanti, wisatawan dapat menitipkan koper di Stasiun Tokyo untuk kemudian dikirim langsung ke konter keberangkatan di Bandara Narita maupun Bandara Haneda.

Tak hanya ittu, JR East juga tengah menguji sistem baru yang memungkinkan wisatawan mengambil kembali kopernya dari loker setelah tiba di bandara. Jika berhasil diterapkan, seluruh proses pengiriman koper bisa dilakukan secara mandiri tanpa perlu mendatangi loket layanan.

Berbeda dengan jasa pengiriman bagasi konvensional yang menggunakan truk, layanan tersebut memanfaatkan jaringan Hakobyun Quick milik JR East yang mengangkut koper menggunakan Shinkansen. Kecepatan kereta peluru membuat koper bisa tiba di hari yang sama, bahkan untuk perjalanan antarkota yang biasanya membutuhkan waktu semalam jika dikirim lewat jalur darat.

Selain melayani wisatawan, jaringan logistik berbasis Shinkansen ini juga dimanfaatkan pelaku usaha, termasuk restoran yang membutuhkan pasokan bahan makanan segar dari berbagai daerah di Jepang. Rencana perluasan layanan ini membuat masa depan liburan di Jepang benar-benar bebas ribet. Wisatawan tinggal naik Shinkansen, sementara koper meluncur lebih dulu menuju tujuan.